SportlinkNews - Beredar kabar pelatih timnas Malaysia mencoret nama empat pemain naturalisasi mahal yang baru pulang dari Eropa dan Amerika Selatan.
Timnas Malaysia sudah berkumpul hampir 2 minggu dengan skuat yang berisi lebih dari 30 pemain. Hingga Sabtu (7/6), beredar kabar pelatih Peter Cklamovski baru saja memangkas skuat menjadi 26 pemain dengan beberapa pilihan kontroversial.
Menurut kabar tersebut, sejumlah pemain yang baru saja dinaturalisasi tidak masuk dalam daftar. Hal ini cukup mengejutkan karena pemain-pemain tersebut semuanya bermain di Eropa dan Amerika Selatan.
Baca Juga: Kontroversi Naturalisasi, Pemain Seharga Sejuta Dolar Malaysia Ungkap Identitas Aslinya
Wajah-wajah yang disebut di atas semuanya memiliki valuasi yang sangat tinggi di Transfermarkt, di antaranya: Facundo Garces - bek tengah asal Argentina yang bermain untuk Alaves (Spanyol) dengan harga 1,2 juta euro; Jon Irazabal - bek asal Spanyol yang bermain untuk Klub Sabah (Azerbaijan), dengan harga 650 ribu euro; Joao Figueiredo - penyerang Istanbul Basaksehir (Turki), dengan harga 2,1 juta euro; Imanol Machuca - pemain penyerang yang bermain untuk Velez Sarsfield (Argentina), dengan harga 3 juta euro.
Total nilai keempat pemain ini adalah 6,950 juta euro atau setara dengan Rp 115 miliar.
Namun, jika rumor di atas benar, tim Malaysia masih memiliki banyak pemain naturalisasi baru, termasuk: Romel Morales (asal Kolombia), Paulo Josue (asal Brasil), Rodrigo Holgado (asal Kolombia), Junior Eldstal (asal Swedia), dan Nooa Laine (asal Finlandia).
Baca Juga: Orang Italia Budak Taktik, Ranieri Berharap Masa Indah Leicester City
Dalam wawancara sebelum pertandingan besar dengan tim Vietnam, pemain naturalisasi Hector Hevel (asal Belanda, saat ini bermain untuk Portimonense (Portugal)) menegaskan tekadnya.
"Kami tahu bahwa sudah lama Malaysia tidak pernah mengalahkan Vietnam. Itulah motivasi kami. Mereka adalah tim yang bagus, tetapi kami juga. Seluruh tim telah menganalisis dan mengetahui kekuatan kami. Sekarang tinggal menunjukkannya di lapangan," kata Hector Hevel.
Pertandingan akan segera dimulai, jadi para pemain harus merasa senyaman mungkin. Kami yang lain membantu mereka beradaptasi. Kami tidak memberi tekanan pada mereka, kami semua bertanggung jawab, dengan tujuan yang sangat jelas untuk menang."
Dalam 5 pertandingan terakhir, tim Malaysia kalah dari Vietnam. Jika melihat lebih jauh, sejak Piala AFF 2014, Malaysia hanya mengalami 1 kali seri dan 7 kali kalah saat menghadapi "Golden Star Warriors".
Tim ini bertekad mengakhiri catatan mengecewakan tersebut, namun menghadapi tim Vietnam yang juga penuh determinasi di Kualifikasi Piala Asia 2027, pertandingan pada malam 10 Juni di Stadion Bukit Jalil tidak akan mudah bagi tim tuan rumah.
Artikel Terkait
Tanpa Beban, Thom Haye Yakin Timnas Indonesia Bisa Kejutkan Jepang
Jelang Lawan Jepang, Prabowo Subianto Beri Jam Rolex untuk Pemain Timnas Indonesia
Masa Depan Spalletti Ditentukan Moldova Usai Italia Dipermak Norwegia 3-0
Ronaldo Ungkap Alasan Tidak Tampil di Piala Dunia Antarklub
Studi: Kafein Memangkas Waktu Lari Sprint 100 Meter hingga 0,1 Detik