Moldova bangkit dan menyerang sebelum turun minum, mengancam berulang kali lewat permainan bola mati. Gianluigi Donnarumma menepis tendangan keras Reabciuk dan senang melihat umpan susulan Artur Ionita melesat di depan gawang.
Dimarco harus menghalau bola sundulan bebas Daniel Dumbravanu dari tendangan sudut lainnya di garis gawang, sementara sundulan Nicolaescu melebar tipis.
Namun, Italia menggandakan keunggulan mereka ketika pemain pengganti Riccardo Orsolini menggiring bola ke garis tepi lapangan dan menariknya kembali, Frattesi berhasil menepisnya, tetapi bola justru mengarah ke Cambiaso yang menyapu bola dari jarak sembilan meter.
Baca Juga: Jepang Rombak Line-up Pemain Hadapi Timnas Indonesia, Janjikan Tiga Poin Terakhir
Frattesi dua kali gagal menepis bola dan Orsolini melepaskan tembakan melambung dari tepi kotak penalti, sementara Tonali menyengat sarung tangan kiper.
Frattesi seharusnya bisa melakukan yang lebih baik dengan penyelesaian yang buruk tepat ke arah kiper setelah umpan Alessandro Bastoni melayang di atas.
Stina melepaskan tembakan tepat ke arah Donnarumma setelah memanfaatkan kesalahan kiper, sementara Lorenzo Lucca tidak mampu menyundul bola tepat ke gawang di masa tambahan waktu.
Moldova hampir mencetak gol balasan pada menit ke-94, tetapi Diego Coppola berhasil menghalau bola dari kontrol dan tendangan setengah voli Stina dari jarak tujuh meter.
Artikel Terkait
Patrick Kluivert Fokus Adaptasi, Belum Akan Ubah Sistem Timnas Indonesia
Debut Nomor 10 Melawan Timnas Indonesia, Kubo Janjikan Kemenangan Jepang
Kalah 1-6, Timnas Putri Indonesia Terpuruk di Grup A Piala Asia Tenggara
Timnas Indonesia Cetak Rekor Penonton Terbanyak di Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia
Undian Piala AFF: Timnas Indonesia Satu Grup dengan Vietnam dan Thailand