FIFA menambahkan bahwa strategi semacam ini bukan hal baru dalam penyelenggaraan ajang olahraga besar dan dilakukan demi meningkatkan atmosfer pertandingan.
Baca Juga: Harap-harap Cemas Bobotoh, Bojan Hodak Sudah Siapkan Pemain Baru untuk Hadapi Liga 1 2025/26
Meski begitu, pengungkapan ini memperkuat sorotan negatif terhadap turnamen, yang sebelumnya telah dikritik sebagai bentuk “perampasan” oleh para petinggi FIFA terhadap kalender klub.
Sebuah ilustrasi tempat duduk menunjukkan laga babak 16 besar pada 28 Juni di Stadion Bank of America, Charlotte, diperkirakan hanya akan terisi sebagian.
Pertandingan tersebut akan mempertemukan tim runner-up grup Chelsea dengan juara grup yang kemungkinan diisi Bayern Muenchen.
Baca Juga: Borneo FC Samarinda Bongkar Pemain dan Pelatih Usai Evaluasi Hasil Liga 1 2024/25
Menurut laporan Mail Sport, sejumlah penonton yang membeli tiket lebih awal bahkan menerima pengembalian dana secara substansial.
Sementara laporan dari The Athletic mengungkap adanya perbedaan pandangan internal FIFA: staf AS mendorong penggunaan stadion MLS yang lebih kecil untuk menghindari kursi kosong, namun hal ini ditolak oleh kantor FIFA Eropa yang dipimpin Gianni Infantino.
Dari 12 stadion yang dipilih, delapan di antaranya berkapasitas lebih dari 65.000 penonton.
Baca Juga: David da Silva Jadi Pemain Asing Terakhir yang Meninggalkan Persib Bandung
Hanya 12 dari total 64 pertandingan yang akan digelar di stadion MLS berkapasitas kecil.
Artikel Terkait
Al Ahly Tahan Inter Miami, Oscar Ustari Bikin Messi Frustrasi
Peringkat Terbaru Piala Dunia Antarklub FIFA 2025
Ashley Cole Sebut 3 Pemain Sayap Inggris & Cristiano Ronaldo sebagai Lawan Terberat
Bali United FC Segera Memulai Latihan Perdana di Bawah Komando Johnny Jansen
PSIM Yogyakarta Pertahankan Rafinha Mesin Gol Laskar Mataram, Ancaman Bagi Tim Mapan Liga 1