SportlinkNews - Perubahan besar akan segera terjadi di sepak bola Malaysia. Kehadiran pemain asing yang mahal akan dipangkas.
Menjelang musim 2025/26, Liga Primer Malaysia memicu kontroversi ketika mengizinkan setiap tim mendaftarkan hingga 15 pemain asing.
Namun, klub-klub baru-baru ini menyepakati rencana untuk membatasi kehadiran pemain asing.
Baca Juga: Pelatih Oxford Bereaksi, Begini Kondisi Cedera Ole Romeny Usai Diinjak Paulinho Moccelin
Secara spesifik, jumlah pemain asing yang dapat digunakan klub di lapangan pada saat yang sama akan dikurangi dari 7 menjadi 6 pemain.
Keenam slot ini dialokasikan sebagai berikut: 1 pemain asing dari Asia Tenggara, 1 pemain asing dari Asia, dan 4 pemain asing dari wilayah lain.
Menurut klub-klub Malaysia, rencana ini akan membantu menciptakan satu posisi inti tambahan dalam pertandingan untuk pemain lokal.
Baca Juga: Tinju Bukan Tentang Kekerasan tapi Ini Alasan Disebut Sains Manis
Hal ini menciptakan lebih banyak peluang bagi pemain lokal untuk berkembang.
Promosi pusat pelatihan lokal telah menjadi isu kontroversial dalam sepak bola Malaysia baru-baru ini.
Di tingkat klub, banyak tim telah memaksimalkan pemain asing mereka, yang menyebabkan pemain lokal memiliki lebih sedikit waktu bermain.
Sementara itu, di level tim nasional, pemain naturalisasi juga mengungguli pemain lokal.
Baca Juga: Pencetak Gol Terbanyak Serie A Resmi Dijual, Klub Arab Saudi Rogoh Rp 1,1 Triliun
Dalam kemenangan 4-0 atas Vietnam di kualifikasi Piala Asia 2027 baru-baru ini, tim Malaysia memasukkan 9 pemain naturalisasi ke dalam susunan pemain inti.
Artikel Terkait
Hasil Piala Presiden 2025: Port FC Juara Grup B Kandaskan Dewa United FC
MotoGP Putaran 11 Singgah di Jerman, Marc Marquez Catat Rekor Spektakuler di Sirkuit Sachsenring
Timnas Indonesia Catat Rekor Baru di Ranking FIFA, Thailand dan Vietnam Turun
Persib Tersingkir dari Piala Presiden 2025, Hanya Kantongi Rp200 Juta
Pelatih Oxford Bereaksi, Begini Kondisi Cedera Ole Romeny Usai Diinjak Paulinho Moccelin