SportlinkNews - Malaysia U-23 akhirnya rebut tiga poin pertama di ASEAN U-23 Championship Mandiri Cup 2025, setelah pesta gol ke gawang Brunei Darussalam U-23.
Pada lanjutan penyisihan Grup A yang berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Jumat, 18 Juli 2025, Malaysia menang 7-1 atas lawannya.
Kemenangan ini membuat persaingan memanas, karena sudah ada tiga tim yang mencatatkan satu kemenangan dan membuka kesempatan ke babak semifinal.
Sayangnya hasil ini tidak berbuah bagus bagi Brunei. Meski masih menyisakan satu pertandingan lagi melawan Filipina, pada Senin, 21 Juli 2025, mereka dipastikan tersingkir lebih awal setelah kalah dua kali.
Baca Juga: Persijap Bersiap Menghadapi PSM Makassar Pada Debutnya di Super League 2025/26
Sementara itu, dari pertandingan ini, tujuh gol yang dihasilkan Malaysia datang dari Danish Syamer (3'), Nazry Azaman (OG 4'), Haykal Danish (32'), Haqimi Azim (42', 89'), Danish Hakimi bin Sahaludin (69'), dan Fergus Tierney (76').
Sedangkan satu-satunya gol balasan Brunei dihasilkan oleh Muhammad Haziq Naqiuddin bin Syamra (74'). Gol Haziq Naquiddin ini menjadi kejutan, karena Haziq sukses memanfaatkan kelemahan lini belakang Malaysia.
Pelatih Timnas Malaysia U-23, Nafuzi Zain mengucapkan syukur atas kemenangan ini. Ia pun memberikan apresiasinya, karena pemain berhasil menunjukkan permainan yang konsisten hampir sepanjang pertandingan.
Baca Juga: Islam Makhachev Naik ke Kelas Welter, Dustin Poirier dan Max Holloway Kompak Beri Pujian
Diakuinya, bila Malaysia membutuhkan kemenangan ini setelah kalah dari 0-2 dari Filipina di laga pertama.
"Kemenangan ini untuk membuktikan apa yang bisa kami lakukan dan ini meningkatkan semangat untuk menantang Indonesia di laga berikutnya," ucap Nafuzi Zain.
Meski senang, tetapi Nafuzi Zain yang menilai timnya masih memiliki pekerjaan rumah yang harus segera diselesaikan. Ini mengingat gol Brunei yang terjadi karena kelalaian lini belakang mereka yang baru aja masuk.
"Saya rasa perubahan pemain itu perlu untuk menghindari cedera dan memberi peluang ke pemain-pemain lain. Kami ingin pemain mendapat menit bermain, pengalaman, dan eksposur untuk masa depan," kata Nafuzi Zain.
Baca Juga: Adam Przybek dan Patricio Matricardi Akui Pemusatan Latihan Persib Sangat Menguntungkan
"Pastinya sebagai head coach, saya kecewa kita kebobolan. Meskipun kita menang besar, kebobolan satu gol ini tetap kerugian besar buat kami dan ini jadi pelajaran supaya kita tidak memandang mudah lawan," tegasnya.
Sementara itu, Pelatih Timnas U-23 Brunei, Aminuddin Jumat mengucapkan selamat kepada Timnas Malaysia atas kemenangan mereka.
Meski kalah, tetapi ia memberikan penghargaan tinggi pemainnya yang telah menunjukkan usaha, bekerja keras, sehingga bisa mencetak satu gol.
Baca Juga: Bojan Hodak: Tim Ini Campuran Berbagai Negara dan Budaya, Mereka Harus Membangun Chemistry
"Saya kira di pertandingan hari ini, para pemain kami sudah meningkat permainannya dibanding laga sebelumnya. Ini bisa dilihat di mana kami bisa mendapatkan lima peluang meski hanya bisa mencetak satu gol," imbuhnya.
"Dari satu gol itu, kita bisa lihat hasil dari kerja keras pemain dan upaya maksimal mereka untuk bisa menciptakan gol," tegas Jumat .
Artikel Terkait
Media Vietnam Sindir Timnas Indonesia, Bisakah Balas Dendam dan Juara ASEAN U23
Erick Thohir: ASEAN U23 Championsip 2025 Ajang Pemanasan Bagus Menuju Kualifikasi Piala Asia U23
Rahmat Arjuna Siap Hadapi Tantangan Seleksi Timnas U23 Indonesia di ASEAN U23 Championship 2025
Ini Dia 23 Pemain Timnas Indonesia untuk ASEAN U23 Championship Mandiri Cup 2025
Drama di Patriot Candrabhaga: Dua Laga Grup ASEAN U23 Berakhir Imbang