SportlinkNews - AFC mengonfirmasi bahwa mereka belum menerima informasi resmi apa pun dari FIFA terkait hukuman yang dijatuhkan kepada tim sepak bola Malaysia setelah adanya dugaan kecurangan dalam proses naturalisasi pemain.
Setelah banyaknya informasi seputar naturalisasi cepat Malaysia, Sekretaris Jenderal AFC, Datuk Seri Windsor Paul, menegaskan bahwa Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) belum menerima pemberitahuan apa pun dari FIFA terkait hukuman yang dijatuhkan kepada tim Malaysia karena keterlibatannya dalam proses naturalisasi pemain.
Pada Senin 21 Juli, menanggapi gelombang spekulasi yang menyebar dengan cepat di media Asia Tenggara tentang kemungkinan tim Malaysia diskors dari kompetisi internasional, Windsor angkat bicara untuk meyakinkan para penggemar.
Baca Juga: Media Vietnam Dukung Hokky Caraka Somasi Netizen yang Melecehkannya
"Kami belum menerima informasi apa pun terkait larangan Malaysia. Ini juga merupakan masalah yang berada di bawah yurisdiksi FIFA, bukan AFC," tegasnya.
Rumor ini bermula dari pernyataan pakar sepak bola Indonesia, Justinus Lhaksana atau yang dikenal dengan panggilan Coach Justin dalam sebuah acara YouTube pada 20 Juli tentang turnamen Asia Tenggara U-23.
AFC membantah rumor larangan Malaysia mengikuti kompetisi internasional karena penipuan naturalisasi.
Justinus mengatakan bahwa Federasi Sepak Bola Malaysia (FAM) telah mengelak dari hukum, menggunakan catatan silsilah palsu untuk menaturalisasi pemain, dan memprediksi bahwa FIFA dapat menjatuhkan sanksi larangan tim Malaysia mengikuti kompetisi internasional hingga 2027.
Baca Juga: Jurnalis Malaysia Terus Terang Soal Naturalisasi Pemain Harimau Malaya Kurang Transparansi
Pernyataan ini langsung menimbulkan kehebohan di publik, terutama setelah kemenangan Malaysia 4-0 atas Vietnam di kualifikasi Piala Asia 2027 pada 10 Juni, yang melibatkan 5 pemain asal Amerika Selatan, termasuk Rodrigo Holgado, Imanol Machuca, Jon Irazabal, Joao Figueiredo, dan Facundo Garces, nama-nama yang disebut-sebut telah dinaturalisasi dengan cepat.
Meskipun ada kekhawatiran publik, FIFA belum mengeluarkan pernyataan resmi apa pun, AFC menekankan bahwa jika tindakan disiplin diambil, Federasi Sepak Bola Malaysia akan menjadi yang pertama diberitahu, dan semua informasi saat ini hanyalah rumor.
Artikel Terkait
Inter Milan Sambut Pabrikan Mobil Listrik BYD sebagai Mitra Otomotif Global yang Baru
Jorge Martin Puas Comeback ke MotoGP 2025 dengan Raihan Poin Pertama
Jawaban Mengejutkan Jens Raven Soal Lawan Timnas U23 Indonesia di Semifinal
Thailand Jadi Lawan Indonesia di Semifinal, Vanenburg Soroti Penyelesaian Akhir dan Absennya Arkhan
Mental Tangguh Dewa United Uji Ketajaman di Laga Pramusim