SportlinkNews - Kepindahan David Hancko ke klub kaya Arab Saudi, Al Nassr, sempat diyakini tinggal menunggu waktu.
Bahkan, label “here we go” dari jurnalis transfer ternama sudah melekat padanya.
Namun, rencana transfer sang bek asal Slovakia itu justru berakhir di luar dugaan.
Baca Juga: Penyerang Manchester City Erling Haaland Naik Kelas, Tampil sebagai Cover Majalah TIME
Hancko, yang sebelumnya membela Feyenoord, sebenarnya sudah mencapai kesepakatan awal dengan Al Nassr.
Klub yang diperkuat Cristiano Ronaldo itu siap menebusnya dengan nilai transfer mencapai 40 juta euro atau sekitar Rp 759 miliar—termasuk bonus sebesar 5 juta euro.
Nilai tersebut bahkan bakal menjadikan Hancko sebagai bek termahal dalam sejarah transfer Al Nassr.
Namun, proses kepindahan itu akhirnya batal di tengah jalan.
Laporan dari pihak Feyenoord menyebut adanya perlakuan yang tidak menyenangkan dari pihak Al Nassr, yang kemudian menjadi alasan utama Hancko membatalkan niat bergabung ke Liga Pro Arab Saudi.
Keberuntungan masih berpihak pada Hancko.
Baca Juga: Catat Nih, Liverpool Rilis Nomor Punggung Pemain Baru untuk Liga Primer Musim 2025-26
Tak lama setelah kegagalan transfer ke Al Nassr, datang tawaran dari raksasa Spanyol, Atletico Madrid.
Klub yang ditangani Diego Simeone tersebut langsung menyodorkan proposal senilai 30 juta euro plus sejumlah bonus kepada Feyenoord, dan tawaran itu diterima.
Artikel Terkait
BMW Mulai Mencari Pembalap Baru Pengganti Toprak Razgatlioglu, Danilo Petrucci Jadi Kandidat Kuat
Pelatnas PBSI: Ganda Putri Diacak Ulang, Apriyani/Fadia Bersatu Lagi
Jersey Anyar Persipura: Semangat Papua untuk Terbang Lebih Tinggi Kembali ke Puncak Super League
Transformasi PSSI Berbuah Hasil, Talenta Muda Indonesia Direkrut FIFA
Helm Sepeda HJC Furion3 Hadirkan Teknologi Aerodinamika yang Mendukung Kinerja Pembalap Road Bike