Terungkap Penyebab Jose Mourinho Menangis dalam Konferensi Pers

Suryansyah, Sportlink News
- Kamis, 7 Agustus 2025 | 07:05 WIB
Diego Costa bagian dari perjalanan karier Jose Mourinho.
Diego Costa bagian dari perjalanan karier Jose Mourinho.

SportlinkNews - Mantan manajer Real Madrid dan pelatih Barcelona, Jose Mourinho, meneteskan air mata dalam konferensi persnya pada hari Rabu 6 Agustus 2025.

Mourinho berduka atas kepergian Jorge Costa. Keduanya pernah bekerja sama saat Mourinho masih melatih di Porto.

Costa berkarier selama 19 tahun sebagai bek tengah, sebagian besar waktunya dihabiskan di Porto, dengan beberapa kali bermain di Charlton dan Standard Liege sebelum pensiun pada tahun 2006.

Baca Juga: Jose Mourinho Tawarkan Marcus Rashford Reuni Mengejutkan di Fenerbache

Ia juga mencatatkan 50 caps untuk Portugal, dan setahun setelah pensiun, ia beralih ke dunia kepelatihan, menghabiskan 17 tahun, sebagian besar di Liga NOS.

Musim panas lalu, ia kembali ke Porto di bawah kepemimpinan Andre Vilas-Boas sebagai Direktur Umum, tetapi meninggal dunia secara tragis pada hari Selasa setelah serangan jantung.

Mourinho berjuang menahan air mata
Menjelang pertandingan kualifikasi Liga Champions Fenerbahce melawan Feyenoord pada hari Rabu, Mourinho berbicara kepada media tentang Costa, dengan berita yang masih hangat dan belum jelas.

Baca Juga: Juventus Tetapkan Tenggat Waktu untuk Kedatangan Kolo Muani dari PSG

"Dia bagian dari sejarah saya. Itu bagian dari sejarah saya," kata Mourinho dalam konferensi persnya.

"Dia bukan sekadar kapten. Dia seorang pemimpin. Anda punya kapten dan pemimpin. Ini bukan tentang ban kapten, ini tentang apa yang Anda wakili."

"Jorge Costa adalah salah satu dari orang-orang ini, seperti yang biasa saya katakan, membersihkan sampah, dan membiarkan pelatih melakukan tugasnya sebagai pelatih, bukan sebagai pemimpin ruang ganti."

Baca Juga: Cara Membantu Perenang Memenangkan Perlombaan

Mourinho mengatakan dia akan fokus pada pertandingannya melawan tim Belanda itu, sambil berusaha membawa timnya ke fase grup Liga Champions, 21 tahun setelah memenangkannya bersama Costa.

"Itulah kesempurnaan sebagai pelatih," lanjutnya.

Halaman:

Editor: Suryansyah

Sumber: Football Espana

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Pemain LALIGA Dominasi Final Piala Dunia 2026

Jumat, 17 Juli 2026 | 22:37 WIB

Final Piala Dunia 2026: Saatnya Spanyol...?

Jumat, 17 Juli 2026 | 11:00 WIB
X