SportlinkNews - Mantan manajer Real Madrid dan pelatih Barcelona, Jose Mourinho, meneteskan air mata dalam konferensi persnya pada hari Rabu 6 Agustus 2025.
Mourinho berduka atas kepergian Jorge Costa. Keduanya pernah bekerja sama saat Mourinho masih melatih di Porto.
Costa berkarier selama 19 tahun sebagai bek tengah, sebagian besar waktunya dihabiskan di Porto, dengan beberapa kali bermain di Charlton dan Standard Liege sebelum pensiun pada tahun 2006.
Baca Juga: Jose Mourinho Tawarkan Marcus Rashford Reuni Mengejutkan di Fenerbache
Ia juga mencatatkan 50 caps untuk Portugal, dan setahun setelah pensiun, ia beralih ke dunia kepelatihan, menghabiskan 17 tahun, sebagian besar di Liga NOS.
Musim panas lalu, ia kembali ke Porto di bawah kepemimpinan Andre Vilas-Boas sebagai Direktur Umum, tetapi meninggal dunia secara tragis pada hari Selasa setelah serangan jantung.
Mourinho berjuang menahan air mata
Menjelang pertandingan kualifikasi Liga Champions Fenerbahce melawan Feyenoord pada hari Rabu, Mourinho berbicara kepada media tentang Costa, dengan berita yang masih hangat dan belum jelas.
Baca Juga: Juventus Tetapkan Tenggat Waktu untuk Kedatangan Kolo Muani dari PSG
"Dia bagian dari sejarah saya. Itu bagian dari sejarah saya," kata Mourinho dalam konferensi persnya.
"Dia bukan sekadar kapten. Dia seorang pemimpin. Anda punya kapten dan pemimpin. Ini bukan tentang ban kapten, ini tentang apa yang Anda wakili."
"Jorge Costa adalah salah satu dari orang-orang ini, seperti yang biasa saya katakan, membersihkan sampah, dan membiarkan pelatih melakukan tugasnya sebagai pelatih, bukan sebagai pemimpin ruang ganti."
Baca Juga: Cara Membantu Perenang Memenangkan Perlombaan
Mourinho mengatakan dia akan fokus pada pertandingannya melawan tim Belanda itu, sambil berusaha membawa timnya ke fase grup Liga Champions, 21 tahun setelah memenangkannya bersama Costa.
"Itulah kesempurnaan sebagai pelatih," lanjutnya.
Artikel Terkait
Momen Gila Jose Mourinho Mencubit Hidung Manajer Galatasaray Hingga Jatuh
Ardon Jashari Memulai Petualangan dengan Milan, Hari Ini Jalani Tes Medis
Hubungan Barcelona dan Ter Stegen Memanas, Hansi Flick Hadapi Persoalan Krusial Jelang Kick Off LaLiga
PSIM Yogyakarta Memulai Super League 2025/26 dengan Menjajal Ketangguhan Persebaya Surabaya
Piala AFF Wanita 2025: Thailand Hancurkan Timnas Putri Indonesia 7-0, Mengirimkan Surat Perang ke Seluruh Asia Tenggara