Pemain Norwegia ini telah menggemparkan dunia sejak pertama kali berkiprah di Liga Primer. Ia memecahkan rekor pencetak gol terbanyak dalam satu musim, mencetak 36 gol hanya dalam 35 penampilan di musim debutnya di kompetisi tersebut.
Haaland belum mampu menyamai jumlah tersebut di musim kedua dan ketiganya di kasta tertinggi Inggris, dan ia telah menghadapi banyak sorotan dari para pakar, termasuk Roy Keane, atas beberapa penampilannya.
Namun, ia tetap salah satu pencetak gol terbaik di dunia, dan naluri alaminya belum menunjukkan tanda-tanda akan hilang dalam waktu dekat.
Erling Haaland - Statistik 25/26 (Manchester City)
Penampilan 7
Gol 6
Assist 1
Baca Juga: Tinggalkan Pelatnas, Komang Ayu Cahya Dewi Jadi Pemain Independen
2 - Harry Kane
Klub: Bayern München
Harry Kane adalah jawaban sepak bola modern untuk Wayne Rooney. Ya, ia pasti akan mencetak 20 gol per musim.
Namun, ia juga akan mencapai angka dua digit dalam peringkat assist dan menghabiskan sekitar 30% waktunya bermain sebagai gelandang bertahan hanya untuk menemukan ruang tambahan untuk menunjukkan kemampuan terbaiknya.
Kapten Inggris ini menjadi pencetak gol terbanyak negaranya pada tahun 2023, serta mencapai posisi kedua dalam daftar pencetak gol terbanyak sepanjang masa Liga Primer setelah mencetak 213 gol yang luar biasa untuk Tottenham.
Kepindahannya ke Bayern München sejauh ini terbilang sukses karena ia berhasil memenangkan trofi pertama dalam kariernya, yaitu Bundesliga.
Harry Kane - Statistik 25/26 (Muenchen)
Penampilan 9
Gol 9
Assist 3
Baca Juga: Strategi Baru Timnas Italia Berubah, Gattuso Tidak Memberikan Kepastian
1 - Kylian Mbappe
Klub: Real Madrid
Apakah Kylian Mbappe seorang striker? Jelas masih bisa diperdebatkan. Meskipun ia bisa bermain di hampir semua posisi di lini depan, ia termasuk dalam 10 besar, meskipun bisa dibilang lebih efektif saat bermain dari salah satu sisi sayap.
Namun kembali ke sang pemain, belum pernah kita menyaksikan ledakan dahsyat seperti ketika Mbappe, pemain kelahiran Paris, benar-benar melakukannya dengan sempurna.
Pemain Prancis ini termasuk dalam kategori yang sangat langka, yaitu tak terhentikan, dan jika ia belum meraih dua atau tiga penghargaan Ballon d'Or hingga ia gantung sepatu nanti, maka itu akan mengejutkan.
Artikel Terkait
Megawati Gacor dengan 6 Servis Beruntun, Manisa BBSK Sikat Altinordu 3-1
Bursa Transfer Musim Panas 2025 Pecahkan Rekor, Habiskan Total Rp 139 Triliun
Ini Rencana Strategis Bojan Hodak Rekrut Eliano Reijnders Masuk Persib
Pemain Prancis Ini Jadi Pelengkap Legiun Asing Persib di Super League 2025/26
Gerald Vanenburg Kecewa Usai Timnas U-23 Indonesia Ditahan Laos di Kualifikasi Piala Asia
Lolos Degradasi, Bank Jatim Butuh Satu Kemenangan Lagi untuk Kunci Tiket Empat Besar Livoli