“Isu eligibilitas bukan keputusan AFC. Itu ada di bawah FIFA, khususnya football tribunal,” kata Windsor Paul dikutip dari The Star, Sabtu (27/9/2025).
Baca Juga: MotoGP Jepang: Francesco Bagnaia Bangkit, Kuasai Sprint Race di Motegi
Ia menjelaskan, keputusan final belum dibuat. Proses sidang tribunal FIFA diharapkan segera digelar untuk memastikan hasil akhir.
Selama proses hukum berjalan, FAM tetap memiliki hak untuk mengajukan banding dalam waktu 10 hari setelah sanksi dijatuhkan pada Jumat, 26 September 2025.
Jika banding dikabulkan, kasus akan diproses oleh Komite Banding FIFA.
Namun, jika FAM masih tidak puas, jalur hukum dapat dilanjutkan ke Pengadilan Arbitrase Olahraga (CAS).
Dengan demikian, keputusan FIFA saat ini belum bisa dianggap final hingga semua proses yudisial selesai ditempuh.
“FAM bisa banding. Jika masih tidak puas, kasus ini bisa dibawa ke CAS."
Baca Juga: Ousmane Dembele Menangkan Ballon d’Or 2025, Unggul Jauh dari Lamine Yamal
"Sampai semua langkah ini dijalankan, tidak ada yang final. Kita harus menunggu,” ujar Windsor.
Ia juga menekankan pentingnya penyelesaian cepat, mengingat Malaysia akan segera melanjutkan pertandingan Kualifikasi Piala Asia 2026 pada Oktober mendatang.
AFC berharap tribunal FIFA segera memberikan putusan agar persiapan tim nasional Malaysia tidak terganggu.
Baca Juga: Catatan Menarik Menjelang Duel Persis Solo vs Arema FC di Pekan Ketujuh Super League 2025/26
“FAM sudah menyatakan akan mengajukan banding."
Artikel Terkait
Pep Guardiola Akui Kesulitan Menemukan Pengganti Kyle Walker Meski Ada Abdukodir Khusanov, Rico Lewis, dan Matheus Nunes
Tampil Konsisten, Jebolan Akademi Manchester City Nico O'Reilly Diganjar Kontrak Lima Musim
Bruno Fernandes Cetak 100 Gol untuk Manchester United, Ini Rekam Jejaknya
Hansi Flick Bungkus 50 Kemenangan sebagai Pelatih Barcelona dalam 67 Pertandingan
Juventus Ingin Putuskan Rekor Kekalahan Kandang Melawan Atalanta