SportlinkNews - Barcelona dikalahkan oleh juara bertahan Paris Saint-Germain dalam pertandingan fase grup Liga Champions, Kamis 2 Oktober 2025 dini hari WIB.
Kekalahan ini merupakan yang pertama diderita Barcelona musim ini.
Gol penentu kemenangan di menit akhir dari Goncalo Ramos membuyarkan kemenangan tim Catalan, yang sempat unggul lebih dulu melalui gol Ferran Torres, sebelum disamakan oleh gol Senny Mayulu sebelum babak pertama berakhir.
Baca Juga: Barcelona 1-2 Paris Saint-Germain: Unggul Lebih Dulu, Keok di Menit Akhir
Menurut Marca, pelatih kepala Hansi Flick memberikan pandangannya tentang pertandingan tersebut, dan mengakui bahwa timnya pantas berakhir tanpa poin.
“Babak pertama kami bermain jauh lebih baik daripada babak kedua. Kami kebobolan terlalu banyak karena kami lelah," kata Hansi Flick.
Faktanya, PSG adalah tim yang hebat, mereka memiliki pemain-pemain yang sangat muda dan sangat cepat, dan memainkan permainan yang fantastis.
"Kami tidak bermain di level terbaik kami dan melawan lawan seperti itu ketika diperlukan. Mereka pantas mendapatkan kemenangan ini."
Baca Juga: Federal Oil Ajak Alex Marquez dan Fermin Aldeguer Sapa Penggemarnya di Jakarta
Tentu saja ia kecewa. Ketika Anda bertahan pada kedudukan 1-1, Anda harus bermain lebih cerdas di akhir pertandingan dan ini tidak terjadi.
"Kami harus lebih terstruktur dan menutup semua ruang. Anda harus bertahan selama 90 menit, seluruh tim harus bertahan, menyerang, berada pada level tinggi saat menguasai bola, memanfaatkan ruang, berpartisipasi dalam penguasaan bola," ungkap Flick.
"Di PSG, Anda melihat bahwa semua orang tahu bagaimana memanfaatkan ruang, mereka menginginkan bola… ini adalah hal-hal yang perlu dipelajari dan ditingkatkan.”
Baca Juga: Persib Bandung Menang, Gol Andrew Jung dan Uilliam Barros Bersarang di Gawang Bangkok United
Hansi Flick menarik Pedri lebih awal dari biasanya melawan PSG, dan setelah pertandingan.
Artikel Terkait
Pejabat Sepak Bola Malaysia Ancam Tuntut FIFA di Pengadilan Arbitrase Olahraga
PSIM Yogyakarta Tim Promosi yang Bikin Kejutan di Tujuh Penampilan Super League 2025/26
Rivalitas Marc Marquez vs Valentino Rossi Belum Berakhir, Mandalika Jadi Target #93
Reaksi Tudor Usai Villarreal 2-2 Juventus: Terlalu Gugup dan Banyak Umpan Salah Sasaran
Arsenal 2 Olympiacos 0: Untung Ada Saka dan Martinelli