SportlinkNews - Stadion King Abdullah Sports City, Jeddah, Sabtu, 11 Oktober 2025 waktu setempat, akan menjadi saksi pertarungan dua tim yang sama-sama berjuang mempertahankan harapan menuju Piala Dunia FIFA 2026.
Di Grup B Kualifikasi Asia AFC, Irak dan Indonesia akan bersaing di lapangan dengan satu tekad yang sama, menang atau tersingkir dari persaingan.
Timnas Indonesia datang dengan beban sejarah yang besar sekaligus motivasi yang membara.
Baca Juga: Curhatan Marco Bezzecchi Usai Insiden dengan Marc Marquez di Mandalika
Terakhir kali tampil di panggung dunia pada 1938 saat masih bernama Hindia Belanda, skuat Garuda kini mencoba membuka lembaran baru di bawah asuhan pelatih Patrick Kluivert.
Kekalahan 2–3 dari Arab Saudi di laga pertama menjadi pelajaran berharga bagi Jay Idzes dan kawan-kawan. Indonesia tampil berani dan penuh semangat, namun kehilangan fokus di momen-momen penting.
Kini, menghadapi Irak, kemenangan bukan hanya sekadar target, melainkan syarat mutlak untuk menjaga napas di Kualifikasi Piala Dunia 2026.
Baca Juga: FC Utrecht Bangga, 7 Pemainnya Bela Timnas Indonesia di Kualifikasi Piala Dunia 2026
Di sisi lain, laga ini lebih dari sekadar pertandingan grup bagi Irak. Ini adalah langkah menuju impian lama yang belum terulang sejak penampilan bersejarah mereka di Piala Dunia 1986 di Meksiko.
Pelatih Graham Arnold membawa semangat baru ke skuad The Lions of Mesopotamia.
Di bawah arahannya, Irak tampil stabil dalam beberapa laga terakhir sukses menumbangkan Thailand di ajang King Cup dan mengalahkan Yordania dengan skor tipis 1-0.
Baca Juga: Ducati Tunjuk Michele Pirro Gantikan Marc Marquez di Phillip Island
Arnold kini kembali mengandalkan Mohanad Ali, Ali Jasim, dan Aiman Hussein sebagai tumpuan utama di lini depan.
Dengan Arab Saudi sudah unggul di puncak klasemen usai menaklukkan Indonesia pada laga pembuka, tiga poin menjadi harga mutlak bagi Irak untuk menjaga peluang lolos ke babak berikutnya.
Jika melihat performa terkini, dari enam laga terakhir, statistik Irak lebih unggul. Mereka mencatat dua kemenangan, dua hasil imbang, dan dua kekalahan.
Baca Juga: Jorge Lorenzo: Pedro Acosta Bisa Jadi Rival Terkuat Marc Marquez
Sebaliknya Indonesia, mengoleksi catatan yang berimbang, yakni tiga kemenangan dan tiga kekalahan. Namun tren performa timnas cenderung menurun dalam dua laga terakhir.
Kedua tim kini sama-sama berada dalam tekanan besar. Irak tak boleh terpeleset jika ingin menempel Arab Saudi, sementara Indonesia butuh kemenangan pertama untuk membuka kembali peluang menuju playoff.
Laga ini pun diprediksi berlangsung intens, cepat, dan penuh drama, mengingat taruhannya adalah mimpi yang sudah lama dikejar.
Artikel Terkait
Hasil Undian Putaran Empat: Indonesia Kembali Hadapi Arab Saudi dan Tantang Irak
Rahmad Darmawan: Indonesia Punya Peluang 50-50 di Putaran Empat Kualifikasi Piala Dunia 2026
FIFA Matchday: Kapten Garuda Malu Tak Menang, tapi Yakin Persiapan Timnas Menuju Putaran Empat di Jalur Tepat
Timnas Indonesia Vs Irak: Patrick Kluivert Andalkan Pemain Naturalisasi di Kualifikasi Piala Dunia 2026
Calvin Verdonk Pulih, Timnas Indonesia Siap Tempur Lawan Irak di Kualifikasi Piala Dunia 2026