Lamine Yamal Ungguli Dembele di FIFPRO World XI 2025, Balas Dendam Elegan Setelah Ballon d'Or

Gbonk Anaqy Setyawan, Sportlink News
- Rabu, 5 November 2025 | 23:19 WIB
Lamine Yamal berhasil membawa pulang Trofi Kopa untuk pemain muda terbaik untuk tahun kedua berturut-turut.
Lamine Yamal berhasil membawa pulang Trofi Kopa untuk pemain muda terbaik untuk tahun kedua berturut-turut.

SportlinkNews - Setelah gagal meraih Ballon d'Or 2025 yang jatuh ke tangan Ousmane Dembele, bintang muda Barcelona Lamine Yamal kini mendapat pembuktian berbeda.

Dalam pemilihan FIFPRO Men's World XI 2025, Yamal justru meraih dukungan lebih besar dari rekan-rekan sesama pemain profesional di seluruh dunia.

Berbeda dari Ballon d'Or yang ditentukan oleh 100 jurnalis dari negara-negara anggota FIFA dengan peringkat tertinggi, FIFPRO World XI ditentukan sepenuhnya oleh suara para pemain sepak bola profesional.

Tahun ini, lebih dari 20.000 pemain ikut memberikan suara untuk menentukan siapa yang dianggap terbaik di musim 2024–2025.

Baca Juga: Korea Open 2025: Mimisan Tak Halangi Saut, Dhinda Tumbangkan Unggulan untuk Menuju 16 Besar

Hasilnya cukup menarik, sebanyak 50% responden memasukkan nama Yamal dalam tim pilihan mereka, melampaui Dembele yang memperoleh 45% suara.

Hasil ini menjadikan pemain berusia 18 tahun itu sebagai salah satu figur paling dihormati oleh rekan-rekannya di level profesional.

Bagi banyak pihak, hasil ini terasa seperti "balas dendam elegan" bagi Yamal, setelah kekalahan kontroversialnya di ajang Ballon d'Or. 

Sebelumnya, ayah Yamal, Mounir Nasraoui, menilai keputusan jurnalis dunia yang menempatkan putranya di posisi kedua sebagai "kerusakan moral" dalam penilaian sepak bola modern.

Baca Juga: Evandra Florasta Akui Kurang Fokus, Janji Bangkit Lawan Brasil

"Saya pikir Lamine Yamal adalah pemain terbaik di dunia, dengan jarak yang jauh dari yang lain," ujar Nasraoui, usai upacara Ballon d'Or beberapa waktu lalu di Paris.

Dari total 100 jurnalis yang memilih Ballon d'Or, Dembele meraih 73 suara peringkat pertama, sedangkan Yamal hanya memperoleh 11. Namun penghargaan berbasis opini pemain tampaknya membawa cerita berbeda.

Yamal sendiri menanggapi hasil tersebut dengan tenang. Sebelum upacara Ballon d'Or, ia sempat mengatakan, "Saya tidak bermimpi untuk memenangkan satu Ballon d’Or. Saya bermimpi untuk memenangkan banyak."

Baca Juga: Hasil Super League: Borneo FC Kembali Petik Kemenangan, Empat Gol Bersarang di Gawang Dewa United

Menariknya, pengumuman FIFPRO World XI juga menimbulkan riak di ruang ganti Barcelona. Winger asal Brasil, Raphinha, mengekspresikan kekecewaannya karena tidak masuk dalam daftar tersebut. 

Melalui media sosial, Raphinha membagikan foto deretan trofi dan penghargaan individu yang diraihnya musim lalu, di mana ia menorehkan kontribusi 56 gol dan assist, lebih tinggi dari catatan Yamal yang berjumlah 39 kontribusi gol.

Kendati demikian, pencapaian Yamal tetap menjadi sorotan utama.

Di usia yang masih sangat muda, ia bukan hanya bersaing dengan pemain top dunia, tetapi juga telah mengukir pengakuan sejati dari para profesional sepak bola sendiri, sesuatu yang mungkin lebih berharga daripada trofi emas di Paris.

Editor: Gbonk Anaqy Setyawan

Sumber: Sport Illustrated

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Inggris 6 Prancis 4: Pertandingan Paling Gila

Minggu, 19 Juli 2026 | 06:33 WIB
X