SportlinkNews - Kiper berdarah Indonesia-Amerika, Cyrus Margono, resmi menyudahi kerja samanya dengan klub kasta tertinggi Liga Kosovo, KF Dukagjini.
Keputusan ini sekaligus menandai berakhirnya perjalanan sang penjaga gawang selama satu musim penuh di kompetisi tersebut.
Cyrus diketahui telah mengantongi paspor Indonesia sejak 21 Maret lalu, sehingga secara administratif ia sebenarnya sudah memenuhi syarat untuk dipanggil memperkuat timnas Indonesia.
Baca Juga: Nama Van Bronckhorst Muncul sebagai Kandidat Pelatih Timnas Indonesia, Ini Respons dari Belanda
Namun, hingga kini namanya belum pernah masuk dalam rencana Shin Tae-yong maupun Patrick Kluivert ketika keduanya masih menangani skuad Garuda.
Selama membela Dukagjini musim ini, pemain berusia 24 tahun tersebut tampil dalam 12 pertandingan dengan torehan empat kali cleansheet dan kebobolan 15 gol.
Statistik itu dinilai cukup positif mengingat ia tampil reguler sebagai kiper utama.
Penampilan stabil di Liga Kosovo juga membuka peluang bagi Cyrus untuk melanjutkan karier di level lebih tinggi, termasuk kemungkinan tampil di Super League 2025-2026 jika ia menemukan klub yang tepat.
Fenomena pemain abroad yang pulang ke Indonesia dan tampil konsisten di Liga 1 turut menjadi sorotan.
Dua klub besar, Persib Bandung dan Persija Jakarta, misalnya, mulai memanfaatkan tenaga pemain yang pernah mencicipi kompetisi luar negeri guna meningkatkan kualitas skuadnya.
Baca Juga: Indonesia Sabet Gelar Juara Umum Asean School Games 2025 Singkirkan Thailand
Tidak tertutup kemungkinan Cyrus menjadi salah satu nama yang dilirik jika klub-klub Tanah Air membutuhkan penjaga gawang muda dengan pengalaman internasional.
Melalui unggahan di Instagram pribadinya, Cyrus memastikan bahwa perpisahan dengan Dukagjini berjalan baik dan dilakukan atas kesepakatan bersama.
Artikel Terkait
Hansi Flick Tidak Puas Meski Barcelona Menang atas Alaves
Atletico Madrid Catat Sejarah, Athletic Club Akhiri Paceklik Tandang dan Drama Empat Gol di Son Moix
SEA Games 33: Timnas U-22 Indonesia Turunkan 5 Pemain Hibrida Eropa, Vietnam Ketar-Ketir
SEA Games 33: Ini Target Medali Emas Negara Peserta, Thailand Paling Banyak
Mampukah Chelsea Menghentikan Arsenal?