SportlinkNews - Atalanta benar-benar mendominasi Athletic Club. Namun kemudian runtuh di babak kedua dan mengalami kekalahan mengejutkan 3-1.
Hasil minor di kandang sendiri, Kamis 22 Januari 2026 dini hari itu membuat jalan kualifikasi delapan besar Liga Champions Atalanta diragukan.
La Dea - julukan Atalanta - berada dalam posisi yang sangat kuat setelah empat kemenangan dan satu hasil imbang, termasuk kemenangan atas Chelsea dan Olympique Marseille.
Baca Juga: Slavia Prague 2-4 Barcelona: Kemenangan Penting Liga Champions di Tengah Kekhawatiran Cedera Pedri
Scamacca kembali dalam kondisi prima, dengan Ademola Lookman berada di bangku cadangan untuk pertama kalinya sejak Piala Afrika, tetapi Raoul Bellanova cedera dan Giacomo Raspadori tidak memenuhi syarat.
Athletic Club mengalami krisis cedera, kehilangan Nico Williams, Inaki Williams, Aymeric Laporte, Unai Egiluz, Alex Berenguer, Yuri Berchiche, dan Benat Prados. Mereka hanya meraih satu kemenangan, dua hasil imbang, dan tiga kekalahan di Liga Champions.
Gorka Guruzeta melepaskan tembakan yang kurang sempurna dari posisi yang menjanjikan di menit pertama, tetapi Atalanta yang unggul terlebih dahulu dengan peluang nyata pertama mereka.
Baca Juga: KONI Jambi Manfaatkan Sport Science untuk Menjaring Atlet Menuju PON Bela Diri 2026
Nicola Zalewski mengirimkan umpan silang dari kiri dan Scamacca menggunakan kekuatan fisiknya untuk melompati Aitor Paredes dan menyundul bola dengan keras.
Bernasconi melepaskan tendangan melengkung indah dari tepi kotak penalti yang mengenai tiang jauh, tetapi penyelamatan ganda spektakuler Unai Simon terhadap Scamacca dan Bernasconi tidak berpengaruh karena posisi offside.
Beberapa saat kemudian, Scamacca berhasil mencetak gol, tetapi Charles De Ketelaere berada dalam posisi offside sebelum memberikan assist.
De Ketelaere kembali hampir mencetak gol sebelum jeda, sundulannya dari tendangan bebas Zalewski membentur tiang gawang dan memantul ke pelukan Unai Simon.
Baca Juga: Menpora Erick Suntikkan Semangat Atlet Indonesia di ASEAN Para Games 2025 Thailand
Atalanta terus mendominasi dengan dua peluang besar untuk Davide Zappacosta, yang pertama memaksa kiper melakukan penyelamatan, kemudian melepaskan tembakan yang melenceng tipis. Pada titik ini, mereka berada di posisi ketiga klasemen Liga Champions.
Artikel Terkait
Rodri Diusir Setelah Dua Kartu Kuning dalam 53 Detik, Nyesak Manchester City Keok
Pembuktian Beckham Putra kepada John Herdman
Heboh Patung Ronaldo Dibakar, Polisi Memburu Pelaku
Indonesia Masters 2026: Ubed, Alwi, dan Ginting Lanjutkan Perjuangan ke Babak Kedua
Slavia Prague 2-4 Barcelona: Kemenangan Penting Liga Champions di Tengah Kekhawatiran Cedera Pedri
Juventus 2-0 Benfica: Si Nyonya Tua Menjaga Harapan Liga Champions Tetap Hidup