CAS Tolak Banding FAM, Tujuh Pemain Keturunan Malaysia Tetap Disanksi

Gbonk Anaqy Setyawan, Sportlink News
- Sabtu, 7 Maret 2026 | 00:48 WIB
Banding Football Association of Malaysia (FAM) atas tujuh pemain keturunan yang tersangkut kasus dokumen kelayakan, ditolak seluruhnya oleh Badan Arbitrase Olahraga (FAM).  (nst.com)
Banding Football Association of Malaysia (FAM) atas tujuh pemain keturunan yang tersangkut kasus dokumen kelayakan, ditolak seluruhnya oleh Badan Arbitrase Olahraga (FAM). (nst.com)

SportlinkNews - Upaya Football Association of Malaysia (FAM) untuk meringankan sanksi terhadap tujuh pemain keturunan yang tersangkut kasus dokumen kelayakan akhirnya tidak membuahkan hasil.

Badan Arbitrasi Olahraga (CAS) memutuskan menolak banding yang diajukan federasi tersebut.

Meski demikian, putusan CAS memberikan sedikit kelonggaran bagi para pemain. Jika sebelumnya mereka terancam larangan dari seluruh aktivitas sepak bola, kini hukuman tersebut dipersempit menjadi larangan tampil di pertandingan resmi selama 12 bulan.

Baca Juga: Persija Masih Percaya Diri Kejar Gelar Musim Ini

Dalam pertimbangannya, panel arbitrase menilai pelanggaran berupa pemalsuan dokumen tetap terbukti. Namun, hukuman berupa larangan bermain selama satu tahun dianggap sudah cukup proporsional bagi para pemain yang terlibat.

CAS juga menegaskan bahwa sanksi tersebut tidak mencakup seluruh aktivitas sepak bola. Artinya, para pemain masih diperbolehkan menjalani latihan bersama klub masing-masing selama masa hukuman berlangsung.

Di sisi lain, keputusan ini tidak mengubah hukuman finansial yang sebelumnya dijatuhkan oleh FIFA kepada FAM. Federasi sepak bola Malaysia tetap diwajibkan membayar denda sebesar 350.000 franc Swiss atau sekitar Rp7,6 miliar.

Baca Juga: Dewa United Optimistis Balikkan Keadaan pada Leg Kedua 8 Besar AFC Challenge League

Sebelumnya, FIFA melalui Komite Banding telah menelaah dokumen pembelaan serta menggelar sidang sebelum mengambil keputusan. Hasilnya, seluruh banding yang diajukan ditolak sehingga sanksi dari Komite Disiplin tetap berlaku.

Kasus ini melibatkan tujuh pemain keturunan yang sempat terdaftar dalam sistem kompetisi.

Mereka adalah Gabriel Felipe Arrocha, Facundo Tomas Garces, Rodrigo Julian Holgado, Imanol Javier Machuca, Joao Vitor Brandao Figueiredo, Jon Irazábal Iraurgui, serta Hector Alejandro Hevel Serrano.

Baca Juga: Tak Masalah Latihan Malam, Federico Barba Ikuti Ritme Persib Saat Ramadan

Selain larangan bermain, masing-masing pemain juga dikenai denda sebesar 2.000 franc Swiss atau sekitar Rp41 juta.

Editor: Gbonk Anaqy Setyawan

Sumber: NST.com.my

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Pemain LALIGA Dominasi Final Piala Dunia 2026

Jumat, 17 Juli 2026 | 22:37 WIB
X