Rumput JIS Bermasalah, Mauricio Souza Sebut Persija Sulit Terapkan Permainan Cepat

Muhammad Ridwan, Sportlink News
- Senin, 16 Maret 2026 | 21:24 WIB
Laga Persija kontra Dewa United di Super League 2025/26. (Persija)
Laga Persija kontra Dewa United di Super League 2025/26. (Persija)

SportlinkNews - Persija Jakarta kembali membuang peluang emas untuk merapatkan jarak di klasemen Super League 2025/26. Menjamu Dewa United Banten FC di Jakarta International Stadium (JIS) pada Minggu (15/3) malam WIB, Macan Kemayoran harus puas berbagi angka setelah laga berakhir imbang 1-1.

Dalam laga tersebut, Persija sebenarnya sempat membuka asa lewat gol pembuka Emaxwell Souza pada penghujung babak pertama. Namun, keunggulan tersebut sirna di menit ke-55 etelah gelandang Dewa United, Alexis Messidoro, mencetak gol penyeimbang yang bertahan hingga peluit panjang dibunyikan.

Kegagalan meraih poin penuh ini membuat posisi Persija di urutan ketiga klasemen sementara tidak bergerak dengan raihan 52 poin. Padahal, di saat yang bersamaan, dua pesaing utama mereka yakni Persib Bandung (58 poin) dan Borneo FC (54 poin) juga bermain imbang, yang seharusnya menjadi momentum untuk memangkas selisih angka.

Baca Juga: Barcelona Merayakan Hari Pemilihan dengan Penampilan Lima Bintang dalam Kemenangan atas Sevilla

Pelatih Persija, Mauricio Souza, mengungkapkan kekecewaan mendalam terhadap kondisi infrastruktur pertandingan, khususnya kualitas rumput JIS. Menurutnya, permukaan lapangan yang tidak ideal menjadi penghambat utama skema permainan yang telah dirancang bagi anak asuhnya.

"Para pemain tahu itu dan mereka sadar diri. Akan tetapi, kondisi lapangan yang buruk itu tidak akan mendukung permainan yang kami berusaha tampilkan," kata Mauricio usai laga.

Juru taktik asal Brasil tersebut menilai standar lapangan di stadion semegah JIS tidak selaras dengan level kompetisi yang dijalankan. Ia merasa aliran bola yang cepat, yang menjadi ciri khas Persija, sulit dipraktikkan di atas rumput yang ia anggap bermasalah.

Baca Juga: Como 2-1 Roma: Fabregas Kecam Gasperini atas Ketidakhormatan

"Kondisi lapangan JIS sangat tidak wajar untuk menyelenggarakan pertandingan sebesar ini. Kami berusaha menguasai bola dan mengalirkannya dengan cepat namun di lapangan seperti ini kami tidak bisa melakukan hal itu," ujarnya.

Statistik menunjukkan JIS belum menjadi benteng yang kokoh bagi Persija musim ini. Dari enam laga yang telah dimainkan di stadion tersebut, Macan Kemayoran tercatat hanya mampu mengamankan 10 poin dari maksimal 18 poin yang tersedia.

Rinciannya, Persija hanya meraih dua kemenangan saat menjamu Persita Tangerang dan PSM Makassar. Sementara empat laga lainnya, termasuk saat melawan Malut United, Bali United, Borneo FC, dan kini Dewa United, semuanya berakhir dengan skor imbang.

Baca Juga: Soal Regulasi Balap F1 2026, Max Verstappen: Itu Bukan yang Disukai Penggemar F1 Sejati

Menariknya, catatan minor di kandang ini berbanding terbalik dengan performa tandang Persija. Mauricio menyoroti anomali timnya justru mampu tampil lebih perkasa saat bermain di markas lawan ketimbang saat berlaga di JIS.

"Kami bertanggung jawab atas ini semua, jadi jangan pikir kami juga tidak merasakan sakit. Di lapangan ini, kami gagal menang melawan Bali United tetapi di kandang Bali United kami menang," tuturnya.

Halaman:

Editor: Muhammad Ridwan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Pemain LALIGA Dominasi Final Piala Dunia 2026

Jumat, 17 Juli 2026 | 22:37 WIB
X