Iran Panaskan Mesin di Turki, Tantang Otoritas Amerika Serikat

Muhammad Ridwan, Sportlink News
- Kamis, 19 Maret 2026 | 23:06 WIB
Skuad Timnas Iran. (FFIRI)
Skuad Timnas Iran. (FFIRI)

SportlinkNews - Timnas Iran secara resmi mengumumkan kelanjutan persiapannya untuk berlaga di Piala Dunia 2026. Langkah ini diambil sebagai penegasan mereka tidak akan mundur dari panggung sepak bola tertinggi sejagat tersebut.

Meski demikian, keputusan untuk tetap berpartisipasi ini dibarengi dengan sikap politik yang sangat keras. Federasi Sepak Bola Republik Islam Iran (FFIRI) menyatakan tetap pada pendirian awal, yakni menolak untuk menginjakkan kaki di wilayah Amerika Serikat.

Berdasarkan hasil undian sebelumnya, Iran tergabung ke Grup G. Team Melli dijadwalkan bersaing ketat dengan Belgia, Mesir, dan Selandia Baru untuk memperebutkan tiket ke babak gugur.

Baca Juga: Frans Putros Bakal Tinggalkan Persib Demi Bawa Timnas Irak Lolos Piala Dunia 2026

Persoalan pelik muncul karena seluruh pertandingan di Grup G tersebut telah dijadwalkan oleh FIFA untuk berlangsung di beberapa kota di Amerika Serikat. Hal inilah yang menjadi inti dari krisis partisipasi negara Teluk tersebut.

Ketegangan ini bermula dari memanasnya situasi geopolitik pada akhir Februari 2026 lalu. Saat itu, terjadi serangan udara yang dilancarkan oleh militer Amerika Serikat dan Israel ke sejumlah titik di wilayah kedaulatan Iran.

Merespons agresi tersebut, pemerintah Iran bersama FFIRI sempat mengambil keputusan ekstrem untuk menarik diri sepenuhnya dari Piala Dunia 2026. Namun, seiring berjalannya waktu, otoritas sepak bola Iran mulai melunakkan sikap mereka secara taktis.

Baca Juga: Pembalap McLaren Lando Norris Bakal Mejeng Bareng Lewis Hamilton di Madame Tussauds London

FFIRI kini mempertimbangkan kemungkinan agar Mehdi Taremi dan kawan-kawan tetap dikirim untuk bertanding. Sebagai jalan tengah, Iran mengajukan opsi diplomasi kepada FIFA untuk memindahkan seluruh lokasi pertandingan dari Amerika Serikat ke Meksiko.

Di tengah ketidakpastian lokasi tersebut, persiapan teknis di lapangan terus digenjot. Presiden FFIRI, Mehdi Taj, menyampaikan bahwa saat ini skuad Iran sedang berada di Turki untuk menjalani pemusatan latihan intensif.

Latihan di Turki ini juga dimaksudkan sebagai persiapan menghadapi dua laga uji coba internasional. Iran dijadwalkan menjajal kekuatan Nigeria dan Kosta Rika pada 27 serta 31 Maret mendatang.

Baca Juga: Mohamed Salah Cetak Gol ke-50 yang Bersejarah di Liga Champions

"Tim nasional sedang mengadakan pemusatan latihan di Turki. Kami akan memainkan dua pertandingan persahabatan di sana," ujar Taj saat memberikan keterangan pers sebagaimana dikutip dari Kantor Berita Fars.

"Kami memboikot Amerika, tetapi tidak akan memboikot Piala Dunia," tegas pria nomor satu di federasi sepak bola Iran tersebut.

Halaman:

Editor: Muhammad Ridwan

Sumber: FARS

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Pemain LALIGA Dominasi Final Piala Dunia 2026

Jumat, 17 Juli 2026 | 22:37 WIB

Final Piala Dunia 2026: Saatnya Spanyol...?

Jumat, 17 Juli 2026 | 11:00 WIB
X