SportlinkNews - FIFA resmi merevisi jadwal FIFA Series 2026 dengan penambahan grup keempat untuk kategori putri, yang akan digelar di Kenya.
Langkah ini menambah jumlah peserta putri menjadi 16 tim, termasuk Australia, India, Malawi, dan tuan rumah Kenya.
Kompetisi putra tetap berlangsung dengan sembilan grup di delapan negara tuan rumah, meski ada penyesuaian untuk grup di Azerbaijan dan Kazakhstan akibat penarikan diri Kuwait dan Oman.
Baca Juga: Harapan Besar PSSI di FIFA Series 2026, Momentum Awal Era Baru Timnas
Secara keseluruhan, FIFA Series 2026 akan menampilkan 50 tim nasional putra dan putri dari keenam konfederasi, bertanding di 13 grup yang tersebar di 12 negara.
Berdasarkan jadwal resmi, turnamen ini berlangsung dalam dua fase berbeda, yakni kategori putra pada 25-31 Maret 2026 dan kategori putri pada 9-18 April 2026.
Di sisi putra, Azerbaijan akan menjamu St. Lucia dan Sierra Leone, sedangkan Kazakhstan akan menghadapi Komoro dan Namibia dalam format segitiga.
Baca Juga: Persija Training Ground Kembali Bergairah, Skuat Macan Kemayoran Mulai Berlatih Intensif
Jadwal putra untuk Australia, Indonesia, Selandia Baru, Puerto Riko, Rwanda, dan Uzbekistan tetap tidak berubah.
FIFA Series 2026 dirancang untuk mempertemukan tim mapan dan negara berkembang, termasuk lima peserta putra yang lolos ke Piala Dunia FIFA 2026, yakni Australia, Cabo Verde, Curaçao, Selandia Baru, dan Uzbekistan.
Selain kompetisi di lapangan, turnamen ini juga memberikan pengalaman berharga bagi Asosiasi Anggota tuan rumah dalam manajemen acara, pengembangan wasit, dan organisasi kompetisi.
Baca Juga: Persib Siap Hadapi 9 Sisa Pertandingan Super League, Marc Klok: Setiap Laga adalah Final!
Sementara itu di kategori putri, jadwal digelar pada April dengan format yang serupa. Empat grup disiapkan di Brasil, Pantai Gading, Thailand, dan Kenya.
Penambahan grup di Kenya menjadi salah satu pembaruan penting, dengan tuan rumah menghadapi India, Australia, dan Malawi di Stadion Nasional Nyayo, Nairobi.
Pertandingan pembuka digelar pada 11 April, diikuti laga perebutan tempat ketiga dan final empat hari kemudian.
Baca Juga: Malut United Resmikan Training Camp di Ternate, Gandeng Klub Eropa untuk Pengembangan Usia Dini
Di Brasil, laga-laga besar akan mempertemukan tim kuat seperti Brasil, Kanada, Korea Selatan, dan Zambia.
Sementara itu di Pantai Gading, tuan rumah akan bersaing dengan Pakistan, Mauritania, dan Turks and Caicos Islands. Thailand juga menjadi panggung bagi pertemuan Nepal, Kongo DR, Thailand, dan Kaledonia Baru.
Setiap grup putri diawali dengan dua pertandingan utama sebelum dilanjutkan ke laga perebutan posisi ketiga dan final, sehingga memberikan kesempatan bagi seluruh tim untuk merasakan atmosfer kompetisi internasional yang kompetitif.
Baca Juga: Mike Tyson Takut dan Menolak Melawan Satu Petinju Kelas Berat
FIFA Series 2026 tidak hanya menghadirkan pertandingan lintas konfederasi, tetapi juga menjadi ajang penting bagi tim-tim untuk mengukur kekuatan, membangun pengalaman, serta memperkuat daya saing di level global.
Dengan jadwal yang padat dan format yang kompetitif, turnamen ini menjadi panggung strategis menuju perkembangan sepak bola internasional yang lebih merata.
Artikel Terkait
Tuan Rumah Piala Dunia Wanita 2031 & 2035 Ditentukan di Kongres Luar Biasa FIFA 2026
FIFA Luncurkan ASEAN Cup 2026, Turnamen Baru Asia Tenggara Masuk Kalender Resmi
Elkan Baggott Tiba di Jakarta, Skuad Garuda Mulai Berkumpul Jelang FIFA Series 2026
Naik Satu Strip di Peringkat FIFA, Timnas Indonesia Dapat Momentum Baru di Era Herdman
Harapan Besar PSSI di FIFA Series 2026, Momentum Awal Era Baru Timnas