SportlinkNews - Legenda sepak bola Inggris, Gary Lineker, memberikan pandangan tajam mengenai peta persaingan papan atas Piala Dunia 2026. Ia menilai meskipun negaranya di bawah asuhan Thomas Tuchel, ada dua tim yang posisinya masih berada di atas skuad Tiga Singa sebagai kandidat juara.
Berbicara dalam siniar populernya, The Rest Is Football, Lineker secara eksplisit menempatkan Spanyol sebagai unggulan utama untuk mengangkat trofi emas di Amerika Utara. Status La Roja sebagai tim yang paling diwaspadai dinilai sangat masuk akal mengingat keberhasilan merajai Euro 2024 setelah menumbangkan Inggris di partai puncak.
Selain faktor kesuksesan di turnamen mayor terakhir, posisi Spanyol di puncak peringkat dunia FIFA saat ini mempertegas status mereka sebagai tim yang harus dikalahkan oleh kontestan lain. Lineker secara konsisten menjagokan anak asuhan Luis de la Fuente tersebut untuk mendominasi panggung dunia sekali lagi dengan gaya permainan mereka yang khas.
Dalam daftar favorit pribadinya, Lineker menempatkan Prancis sebagai kandidat kuat kedua di bawah Spanyol, sementara Inggris menyusul di urutan ketiga dalam persaingan menuju takhta juara. Ia mengakui bahwa persaingan kali ini sangat ketat dengan kehadiran para raksasa dari berbagai belahan dunia yang memiliki ambisi serupa.
Lineker juga tidak melupakan kekuatan tradisional dari Amerika Selatan, dengan menyebut juara bertahan Argentina sebagai tim yang tetap harus diwaspadai kekuatannya. Selain itu, Brasil yang merupakan pemegang lima gelar juara dunia tetap masuk dalam radar pengamatannya sebagai salah satu kekuatan besar yang tidak bisa dipandang sebelah mata.
"Gelaran Piala Dunia sudah sangat dekat sekarang," ujar Lineker saat menggambarkan antusiasme menjelang turnamen. Ia menyadari bahwa bursa taruhan saat ini menempatkan Spanyol di posisi teratas, yang kemudian diikuti sangat ketat oleh Inggris, Prancis, Argentina, dan juga Brasil sebagai lima besar kandidat utama.
Baca Juga: Posisi Veda Ega Pratama Usai Jatuh di Moto3 Amerika 2026
Lineker secara khusus memberikan pujian kepada kedalaman materi pemain yang dimiliki oleh tim nasional Prancis di bawah asuhan Didier Deschamps. "Prancis memiliki skuat yang luar biasa, bukan? Mereka punya materi pemain yang sangat mengagumkan, namun pilihan utama saya tetap jatuh kepada Spanyol," ucapnya.
Keyakinan Lineker terhadap Spanyol didasari oleh potensi mereka untuk mengulang sejarah emas satu dekade silam saat menjuarai beberapa turnamen mayor secara beruntun. Ia menilai komposisi pemain Spanyol saat ini memiliki kematangan taktik dan kualitas individu yang sangat mumpuni untuk kembali naik ke podium tertinggi.
Di sisi lain, Lineker juga menyinggung potensi Portugal sebagai tim kuda hitam yang bisa memberikan kejutan besar jika mampu mengelola dinamika internal tim dengan baik. Ia menyoroti pentingnya cara tim menangani narasi seputar sosok megabintang mereka, Cristiano Ronaldo, terutama dalam hal pembagian menit bermain di lapangan.
Baca Juga: Pemain Inggris yang Ditekel Calvin Verdonk Jual dengan Rekor Transfer
"Mereka harus bisa mengelola menit bermain Ronaldo dan melihat apakah dia bisa menerima peran tersebut, karena hal itu akan sangat krusial bagi keharmonisan tim," ujarnya.
Meskipun sangat berharap Inggris bisa mengakhiri puasa gelar panjang mereka, Lineker tetap berusaha menjaga objektivitasnya dalam melihat kekuatan lawan. Ia mengaku meskipun Inggris memiliki skuad yang kompetitif, secara pribadi ia masih merasa Spanyol dan Prancis memiliki sedikit keunggulan dalam hal mentalitas juara.
Artikel Terkait
Pelatih Inggris Thomas Tuchel Banyak Belajar dari Ujian Melawan Uruguay
Manfaatkan Koneksi Pemain Arsenal, Inggris Bisa Maksimalkan Situasi Bola Mati
Inggris Apes, Thomas Tuchel Krtik Kepemimpinan Wasit
Thomas Tuchel Ungkap Harry Maguire Hanya Jadi Opsi Kelima di Lini Belakang Inggris
David Beckham Pertanyakan Trent Alexander-Arnold Tidak Dipanggil Skuad Inggris