Strategi Parkir Bus Bosnia, Rencana Pragmatis Sergej Barbarez Meredam Italia

Muhammad Ridwan, Sportlink News
- Selasa, 31 Maret 2026 | 19:40 WIB
Tim nasional Italia menghadapi tekanan untuk lolos ke Piala Dunia 2026 untuk pertama kalinya sejak 2014.
Tim nasional Italia menghadapi tekanan untuk lolos ke Piala Dunia 2026 untuk pertama kalinya sejak 2014.

SportlinkNews - Timnas Bosnia dan Herzegovina akan menjamu Italia dalam laga final play-off Piala Dunia 2026 zona Eropa. Pertandingan penentu ini dijadwalkan berlangsung di Stadion Bilino Polje, Zenica, pada Rabu (1/4) dini hari WIB.

Duel panas antara Bosnia dan Italia ini akan memperebutkan satu tiket menuju putaran final Piala Dunia 2026. Publik tuan rumah menaruh harapan tinggi agar Edin Dzeko dan kawan-kawan mampu menumbangkan Gli Azzurri.

Langkah Bosnia menuju partai puncak dilalui dengan perjuangan yang sangat dramatis saat menghadapi Wales di babak semifinal sebelumnya. Mereka berhasil lolos setelah memenangi drama adu penalti menyusul hasil imbang 1-1 sepanjang waktu normal dan tambahan.

Baca Juga: Jadwal Pertandingan Super League Pekan ke-26, Arema FC Vs Malut United FC Jadi Laga Pembuka

Di sisi lain, Italia melangkah ke final play-off dengan modal yang terbilang cukup meyakinkan bagi skuad asuhan Gennaro Gattuso. Italia sukses mengandaskan perlawanan Irlandia Utara dengan skor 2-0 untuk menjaga asa mereka kembali ke panggung dunia.

Pelatih Bosnia, Sergej Barbarez, secara terbuka mengungkapkan strategi yang mungkin diterapkan oleh anak asuhnya dalam laga krusial nanti. Ia menegaskan hasil akhir jauh lebih penting daripada sekadar gaya bermain yang indah di lapangan hijau.

Barbarez mengaku tidak akan merasa keberatan jika timnya harus menerapkan taktik bertahan total atau "parkir bus" di area pertahanan sendiri. Syarat utamanya adalah jika Bosnia berhasil mencuri keunggulan gol lebih dulu atas tim tamu yang sangat diunggulkan.

Baca Juga: Bernardo Tavares Benahi Lini Pertahanan Persebaya Demi Hasil Maksimal di Sisa Musim

"Kami harus punya keberanian dan memperhatikan detail, memainkan yang terbaik. Kami tidak boleh menciptakan kepanikan dan mungkin butuh sedikit keberuntungan untuk mencetak beberapa gol," ujar Barbarez seperti dilansir dari Football Italia.

Pernyataan tersebut mencerminkan pendekatan pragmatis yang diambil oleh sang pelatih guna meredam agresivitas lini serang Italia. Barbarez menyadari menghadapi tim dengan kualitas individu seperti Italia memerlukan kedisiplinan taktik yang sangat tinggi.

Barbarez memberikan gambaran mengenai fleksibilitas rencana permainannya yang akan sangat bergantung pada situasi di papan skor. Jika strategi awal tidak berjalan sesuai rencana, timnya juga telah dipersiapkan untuk memberikan respons yang berbeda.

Baca Juga: Media Asing Soroti Kegagalan Timnas Indonesia Melawan Bulgaria

"Kalau kami mencetak gol dan unggul 1-0, kami akan parkir bus di satu ujung lapangan, kalau tidak, kami akan parkir di ujung lapangan lainnya," ucapnya.

Selain itu, Barbarez juga menekankan dirinya sangat menikmati perjalanan emosional bersama anak asuhnya sejauh ini di babak kualifikasi. Keharmonisan di dalam ruang ganti dianggap sebagai modal non-teknis yang sangat berharga bagi perjuangan tim.

Halaman:

Editor: Muhammad Ridwan

Sumber: Football Italia

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Tekuk Kroasia, Skuad Belgia Masih Adaptasi

Rabu, 3 Juni 2026 | 16:44 WIB
X