Tolak Naturalisasi Tanpa Keturunan, Madam Pang Tegaskan Identitas Timnas Thailand

Muhammad Ridwan, Sportlink News
- Selasa, 7 April 2026 | 22:36 WIB
Presiden FAT, Nualphan Lamsam atau Madam Pang. (Instagram)
Presiden FAT, Nualphan Lamsam atau Madam Pang. (Instagram)

SportlinkNews - Tren naturalisasi pemain kini tengah menjadi fenomena yang sangat masif di kawasan sepak bola Asia Tenggara. Indonesia, Malaysia, dan Vietnam dilaporkan menjadi negara yang paling gencar melakukan perburuan pemain asing untuk memperkuat skuad nasional mereka.

Indonesia sendiri secara konsisten mencari talenta-talenta di luar negeri yang memiliki garis keturunan langsung dari tanah air. Langkah serupa sebenarnya juga ditempuh oleh Malaysia, namun mereka kini dikabarkan tengah tersandung kasus skandal naturalisasi palsu yang cukup pelik.

Di sisi lain, Vietnam menerapkan strategi yang berbeda dengan memanfaatkan aturan domisili bagi pemain asing yang merumput di liga domestik. Proses naturalisasi dilakukan bagi atlet yang telah menetap selama lima tahun berturut-turut di negara tersebut untuk mendapatkan status kewarganegaraan.

Baca Juga: GT World Challenge Asia Kembali ke Sirkuit Mandalika, Bawa Efek Domino Bagi Industri Sport Indonesia

Nama-nama seperti Nguyen Xuan Son (Rafaelson) dan Do Hoang Hen (Hendrio) yang berasal dari Brasil kini telah resmi memegang paspor Vietnam. Kehadiran mereka diharapkan mampu mendongkrak performa tim nasional Vietnam dalam berbagai kompetisi internasional di masa mendatang.

Menanggapi dinamika tersebut, Presiden Federasi Sepak Bola Thailand (FAT), Nualphan Lamsam, memilih untuk mengambil langkah yang jauh lebih berhati-hati. Sosok yang akrab disapa Madam Pang, menerapkan kebijakan yang sangat ketat dan selektif.

Madam Pang menegaskan bahwa dirinya hanya bersedia memberikan status warga negara kepada pemain yang benar-benar memiliki ikatan darah Thailand. Sikap tegas ini diambil sebagai bentuk perlindungan terhadap jati diri tim nasional yang ia pimpin saat ini.

Baca Juga: Mandalika Gelar GT World Challenge, Wamenpora Ingin Melihat Atlet Balap Indonesia Berprestasi

"Pemain yang mengenakan seragam tim nasional Thailand harus memiliki darah Thailand," kata Madam Pang, seperti dikutip oleh Ball Thai.

Baginya, identitas nasional merupakan aspek fundamental yang tidak bisa ditawar dalam pembentukan sebuah tim yang mewakili kedaulatan negara. Thailand lebih memilih untuk menjaga orisinalitas komposisi pemainnya dibandingkan hanya sekadar mengejar prestasi instan melalui pemain asing murni.

"Pemain naturalisasi tanpa keturunan tidak akan mewakili identitas Thailand. Vietnam dan banyak tim di kawasan ini aktif melakukan naturalisasi pemain, tetapi Thailand hanya akan melakukannya dengan pemain yang memiliki warisan Thailand," ucapnya.

Baca Juga: Liga Champions: Data dan Fakta Menarik Duel Real Madrid Vs Bayern Munchen

Secara regulasi, FIFA memang memberikan lampu hijau bagi setiap federasi untuk melakukan naturalisasi terhadap pemain yang menetap selama lima tahun. Indonesia pun tercatat pernah memanfaatkan jalur ini pada era 2000-an silam melalui proses pergantian kewarganegaraan Christian Gonzalez.

Namun, Madam Pang tetap kukuh pada pendiriannya dan lebih memilih untuk menginstruksikan pencarian bakat keturunan di benua Eropa. Strategi ini dianggap jauh lebih tepat karena tetap menjaga keterikatan emosional sang pemain dengan akar budaya masyarakat Thailand.

Halaman:

Editor: Muhammad Ridwan

Sumber: Ball Thai Stand

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Pemain LALIGA Dominasi Final Piala Dunia 2026

Jumat, 17 Juli 2026 | 22:37 WIB

Final Piala Dunia 2026: Saatnya Spanyol...?

Jumat, 17 Juli 2026 | 11:00 WIB
X