SportlinkNews - Langkah Liverpool dalam kompetisi kasta tertinggi Eropa musim ini harus menemui hambatan besar setelah takluk di markas Paris Saint-Germain. Hasil minor pada leg pertama perempat final Liga Champions 2025/26 memberikan tekanan The Reds untuk laga selanjutanya.
PSG tampil begitu perkasa di Parc des Princes, Kamis (9/4) dini hari WIB dengan kemenangan 2-0. Gol pembuka yang dilesakkan Desire Doue pada menit ke-11 serta penyelesaian klinis Khvicha Kvaratskhelia pada menit ke-65 memastikan keunggulan tuan rumah.
Statistik pertandingan menunjukkan ketimpangan yang sangat mencolok antara kekuatan kedua tim sepanjang sembilan puluh menit laga berjalan. Les Parisiens tercatat melepaskan total 18 tembakan, sementara Liverpool hanya mampu membalas dengan tiga upaya ke arah gawang.
Baca Juga: Mantan Pemain Piala Dunia Ditangkap Polisi karena Perampokan Bersenjata
Dominasi bola yang mencapai angka 74 persen membuat Liverpool praktis lebih banyak bertahan dan mengejar bola di area sendiri. Manajer Arne Slot memberikan penilaian jujur bahwa kekalahan dua gol merupakan hasil yang tergolong masih berpihak pada keberuntungan timnya.
"Jika melihat keseluruhan pertandingan, saya pikir kami beruntung hanya kalah 0-2, karena Paris memiliki lebih banyak peluang daripada gol yang mereka cetak," kata Slot di laman UEFA.
Arsitek asal Belanda tersebut mengakui bahwa PSG bermain jauh lebih tajam dan terorganisir sejak peluit pertama dibunyikan wasit. Kurangnya kreativitas di lini tengah membuat transisi permainan Liverpool tidak berjalan sesuai dengan rencana yang telah dipersiapkan sebelumnya.
Baca Juga: Catat Kinerja Gemilang Sepanjang Super League, Bojan Hodak akan Bertahan atau Tinggalkan Persib?
"Setelah gol pertama, mereka memiliki cukup peluang untuk mencetak lebih banyak gol," ujarnya.
Meskipun menderita defisit dua gol, peluang Liverpool untuk melangkah ke babak semifinal Liga Champions belum sepenuhnya sirna. Sejarah panjang kompetisi ini mencatat bahwa Anfield seringkali menjadi saksi kebangkitan ajaib tim asal Merseyside tersebut dalam situasi tersulit.
Liverpool memiliki kesempatan emas untuk membalikkan keadaan saat mereka bertindak sebagai tuan rumah pada pertandingan leg kedua nanti. Pertemuan penentuan tersebut dijadwalkan akan berlangsung pada Rabu (15/4) mendatang di bawah dukungan penuh suporter fanatik mereka.
Baca Juga: Hadapi Bali United FC, Ramon Tanque Waspadai Tren Positif Serdadau Tridatu
Namun sebelum fokus beralih kembali ke kancah Eropa, Mohamed Salah dan kolega harus terlebih dahulu menyelesaikan tugas domestik. Liverpool dijadwalkan menantang Fulham dalam lanjutan Liga Inggris pada Sabtu (11/4) untuk memutus tren negatif yang sedang melanda.
Pertandingan melawan Fulham menjadi sangat krusial karena kondisi psikologis tim sedang berada di titik terendah saat ini. Liverpool sedang berjuang keluar dari badai hasil buruk setelah menelan tiga kekalahan berturut-turut di berbagai ajang kompetisi.
Artikel Terkait
Liga Champions: Data dan Fakta Menarik Duel PSG Kontra Liverpool
Luis Enrique Tolak Label Favorit PSG Jelang Bentrok Kontra Liverpool
Liga Champions 2026: Liverpool Diterpa Masalah Jelang Hadapi PSG, Arne Slot Soroti Mental dan Lini Belakang
PSG 2 Liverpool 0: The Reds Gagal Melepaskan Satu Pun Tembakan Tepat Sasaran
Momen Mo Salah Menahan Diri, Kembali Tak Dimainkan Arne Slot Saat Liverpool Tumbang di PSG