Saat ini, Belanda berada di peringkat ke-7 dalam peringkat FIFA dan tidak termasuk di antara kandidat utama menurut para ahli. Spanyol, Prancis, dan Inggris dianggap sebagai kandidat yang lebih kuat untuk kejuaraan tersebut.
"Saya juga cukup terkejut bahwa model saya memprediksi Belanda akan menang," Klement berbagi dengan SBS.
Menurut prediksinya, Belanda akan memiliki perjalanan yang sulit untuk memenangkan gelar terbesar di dunia. Tim Eropa ini akan mengalahkan Maroko dan Kanada di babak gugur sebelum mengalahkan Prancis di perempat final dan Spanyol di semifinal. Di final, lawan Belanda diprediksi adalah Portugal.
Baca Juga: Olahraga demi Kesenangan Jauh Lebih Menyehatkan Remaja Dibanding Tekanan Kompetisi
Model Klement didasarkan pada lima faktor kunci: PDB per kapita, populasi, suhu, peringkat FIFA, dan keuntungan bermain di kandang. Menurutnya, keberuntungan masih memainkan peran penting dalam sepak bola.
“Prancis memiliki peluang lebih tinggi untuk mengalahkan Belanda, karena mereka adalah salah satu tim terkuat di dunia saat ini. Namun, keberuntungan selalu memainkan peran penting, dan sebenarnya, sekitar 50% hasil ditentukan oleh keberuntungan. Semakin seimbang kedua tim, semakin besar faktor ini,” komentarnya.
Ketika ditanya tentang peluang Australia, ekonom Jerman itu tidak terlalu optimis. Ia memprediksi Australia akan lolos dari babak penyisihan grup tetapi akan tersingkir oleh Belgia di babak gugur pertama.
Baca Juga: Kenali WAGs Inggris di Piala Dunia 2026, dari Model, Mahasiswi hingga Perawat
Menariknya, Klement tidak pernah membayangkan formulanya akan menjadi begitu terkenal. “Dua belas tahun yang lalu, saya membuat model prediksi ini hanya untuk menunjukkan bahwa para ekonom terkadang terlalu berpuas diri, berpikir mereka dapat memprediksi segalanya bahkan tanpa mengetahui apa pun tentang apa yang sedang terjadi.
Tetapi kemudian saya benar pada tahun 2014, dan kemudian benar dua kali lagi,” katanya.
Prediksi akurat Klement secara berturut-turut secara tak terduga membuatnya terkenal di negara-negara yang ia prediksi akan memenangkan Piala Dunia.
Baca Juga: Lukaku Kesal dengan Media Italia yang Lebay
“Tiba-tiba saya menjadi sangat terkenal di Belanda. Ini cukup menarik karena saya suka berlibur ke Belanda setiap akhir tahun. Saya hanya berharap jika prediksi ini salah, mereka masih akan mengizinkan saya masuk Desember mendatang!” katanya sambil tertawa.
Namun, Klement tetap menekankan bahwa ia tidak memiliki "bola kristal ajaib." "Hanya karena saya berhasil memprediksi hasil tiga Piala Dunia berturut-turut bukan berarti prediksi tahun ini pasti akan benar," katanya.
Di babak penyisihan grup, Belanda berada di Grup F bersama Jepang, Swedia, dan Tunisia, dengan pertandingan pertama mereka melawan Jepang berlangsung pada 15 Juni di Stadion Dallas.
Artikel Terkait
Marc Marquez Mulai Pulih Siap Geber Ducati di Mugello
Kebenaran Tentang Rekor Ronaldo: 5 Piala Dunia 0 Gol
Tragedi Piala Dunia: Gol Bunuh Diri Menyebabkan Tim Tersingkir, Pemain Timnas Dibunuh 5 Hari Kemudian
Aryna Sabalenka Seperti Karakter Mr. T Memukau dengan Perhiasan Senilai Rp 1,4 Miliar
Tyson Fury Seminggu 2 Kali Tanding Setelah Duel dengan Joshua