Jelang Piala Dunia 2026, Kelayakan Kylian Mbappe sebagai Kapten Prancis Dipertanyakan

Muhammad Ridwan, Sportlink News
- Sabtu, 30 Mei 2026 | 18:13 WIB
Kapten Prancis, Kylian Mbappe. (UEFA)
Kapten Prancis, Kylian Mbappe. (UEFA)

SportlinkNews - Tim nasional Prancis kembali menempati jajaran kandidat terkuat sebagai kampiun di Piala Dunia 2026. Skuad Les Bleus bersanding dengan barisan raksasa sepak bola global lain seperti Spanyol, Portugal, Brasil, hingga sang jawara bertahan Argentina.

Reputasi mentereng Prancis pada konsistensi performa luar biasa sepanjang sejarah pelaksanaan kompetisi dalam kurun delapan tahun belakangan. Mereka sukses merengkuh gelar juara dunia pada edisi 2018 dan menembus partai final di Qatar pada 2022.

Keberlanjutan dinasti kekuatan sepak bola Prancis ini juga tidak lepas dari keberadaan sosok Didier Deschamps yang bertindak sebagai aktor utama di kursi kepelatihan tim. Di dalam lapangan, iamemercayakan tampuk kepemimpinan utama kepada sosok penyerang sayap andalan, Kylian Mbappe.

Baca Juga: Jadi Tim Senior di Grup A, Meksiko Bidik Final Piala Dunia 2026

Pemain Real Madrid tersebut sejatinya telah mengemban tanggung jawab sebagai kapten utama Prancis sejak ditunjuk resmi oleh Deschamps pada 2023. Kendati demikian, penunjukan eks Paris Sanint-Germain tersebut rupanya tidak serta-merta mendapat respons positif serta persetujuan mutlak dari semua kalangan pencinta sepak bola di sana.

Gelombang penolakan salah satunya datang dari mantan pilar lini belakang sekaligus legenda hidup tim nasional Prancis saat menjuarai Piala Dunia 1998, Frank Leboeuf. Ia menilai figur Mbappe tidak memiliki karakteristik yang tepat untuk menjadi panutan rekan-rekan setimnya di atas lapangan.

Menurut Leboeuf, Mbappe tak cocok jadi kapten Prancis karena terlalu egois. Alih-alih memberikan ban kapten kepada sang penyerang, mantan bek Chelsea tersebut mengaku lebih condong apabila tanggung jawab besar itu diserahkan kepada pemain berkarakter kokoh seperti William Saliba atau N'Golo Kante.

Baca Juga: Cari Pelatih Baru, Shin Tae-yong Masuk Radar Persija?

"Tidak, Kylian Mbappe bukanlah seorang pemimpin bagi saya karena dia terlalu egois dalam pemikirannya, dalam cara dia berpikir," kata Leboeuf kepada SportsBoom.

"Sekali lagi, dia anak yang hebat, berpendidikan baik, tetapi pemikirannya, cara berpikirnya tentang sepak bola, tidak sejalan dengan nilai-nilai saya dalam permainan," Leboeuf menambahkan.

Leboeuf merasa esensi dari sebuah kepemimpinan di dalam lapangan adalah kerelaan untuk mengesampingkan ego pribadi demi kepentingan taktik kolektif tim. "Itulah mengapa saya menyukai orang-orang seperti William Saliba and N'Golo Kante, pemain seperti itu yang siap berkorban untuk tim."

Baca Juga: Antonio Cassano Kecam Keras Silvio Baldini Panggil Pemain U21 ke Timnas Italia

Selain itu, Leboeuf juga menunjuk beberapa figur alternatif di dalam skuad saat ini yang dianggapnya jauh lebih mencerminkan nilai-nilai kepemimpinan sejati yang dibutuhkan oleh Deschamps. "Itulah perbedaannya bagi saya, dan itulah yang paling penting bagi saya. Antoine Griezmann juga merupakan pemimpin sejati dalam hal cara dia bermain dan cara dia berpikir tentang sepak bola."

Lebih lanjut, Leboeuf mengapresiasi tinggi kedisiplinan taktik yang ditunjukkan oleh beberapa penyerang sayap lain yang menghuni bangku cadangan maupun skuad inti Prancis. Karakter kepatuhan tersebut dinilai menjadi fondasi utama dalam menciptakan keseimbangan organisasi permainan antara lini serang dan sektor pertahanan tim.

Halaman:

Editor: Muhammad Ridwan

Sumber: SportsBoom

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Pemain LALIGA Dominasi Final Piala Dunia 2026

Jumat, 17 Juli 2026 | 22:37 WIB

Final Piala Dunia 2026: Saatnya Spanyol...?

Jumat, 17 Juli 2026 | 11:00 WIB
X