Sudahi Penantian 36 Tahun, Skotlandia Bersiap Lawan Brasil dan Maroko

Muhammad Ridwan, Sportlink News
- Minggu, 14 Juni 2026 | 18:40 WIB
Pemain Skotlandia, John McGinn. (FIFA)
Pemain Skotlandia, John McGinn. (FIFA)

SportlinkNews - Tim nasional Skotlandia akhirnya berhasil mengakhiri kutukan sejarah setelah menumbangkan Haiti 1-0 pada laga perdana grup Piala Dunia 2026 di Boston, Minggu (14/6) pagi WIB. Kemenangan tipis tersebut menjadi sangat emosional karena merupakan poin penuh pertama yang diraih oleh armada The Tartan Army di turnamen sepak bola terakbar sejagat ini dalam 36 tahun terakhir.

Pahlawan kemenangan Skotlandia dalam laga tersebut adalah John McGinn, yang berhasil memecah kebuntuan lewat golnya pada menit ke-28. Namun, ia mengaku gol tersebut bukan terbaik yang pernah diukirnya.

Sesaat setelah bola bersarang di dalam gawang lawan, seisi stadion yang didominasi pendukung Skotlandia langsung bergemuruh merayakan momen bersejarah tersebut. McGinn mengaku begitu senang karena bisa membantu negaranya meraih kemenangan.

Baca Juga: Jerman vs Curacao: Benarkah David vs Goliath?

"Sejujurnya, semuanya terasa agak aneh. Saat bola masuk ke gawang, saya melihat para pendukung Skotlandia di stadion bersorak kegirangan. Rasanya mungkin belum sepenuhnya saya sadari, tetapi ini perasaan yang luar biasa," kata McGinn dikutip dari laman FIFA.

Bagi gelandang Aston Villa tersebut, kesempatan untuk mencetak gol di turnamen sepak bola paling bergengsi sejagat ini merupakan sebuah mimpi yang menjadi kenyataan. McGinn merasa bangga dengan pencapaiannya tersebut.

"Kami sering membicarakan turnamen-turnamen besar sebelumnya. Apakah kami sudah menunjukkan kemampuan terbaik kami? Atau justru pulang dengan perasaan masih bisa memberikan lebih banyak? Itulah yang saya coba bawa ke pertandingan ini," ucapnya.

Baca Juga: Grup D Piala Dunia 2026: Paraguay Mencoba Mengulang Prestasi Piala Dunia 2010

Di luar urusan mencetak gol, pujian besar juga layak diberikan kepada Ben Gannon-Doak yang menjadi arsitek di balik lahirnya gol tunggal tersebut. Pemain berusia 20 tahun itu melakukan tusukan cepat di sisi kanan sebelum mengirimkan umpan yang akhirnya berujung pada gol McGinn.

Sepanjang laga berjalan, Gannon-Doak berulang kali mengoyak sisi kiri pertahanan Haiti dengan aksi-aksi individunya. Sepanjang pertandingan, ia menjadi salah satu pemain terbaik Skotlandia lewat kecepatan, kreativitas, dan keberaniannya.

"Saya sangat senang. Debut Piala Dunia, tidak ada yang bisa mengalahkan itu, apalagi saat bermain untuk negara seperti Skotlandia," ujar Gannon-Doak.

Baca Juga: Piala Dunia 2026: Bermain Imbang Lawan Maroko Vinicius Junior Selamatkan Muka Brasil

"Saya hanya ingin bersyukur kepada Tuhan. Saya bisa bermain dengan percaya diri karena tahu Dia bersama saya. Itu membuat saya bermain tanpa rasa takut," Gannon-Doak menambahkan.

Kendati sukses mengamankan tiga angka krusial, Gannon-Doak merasa performa kolektif timnya masih bisa ditingkatkan lagi pada laga berikutnya. Langkah ini dilakukan agar Skotlandia dapat terus memetik kemenangan.

Halaman:

Editor: Muhammad Ridwan

Sumber: FIFA

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Jerman vs Curacao: Benarkah David vs Goliath?

Minggu, 14 Juni 2026 | 09:35 WIB
X