Berstatus Tim Tersubur, Prancis Ogah Lengah Hadapi Kekuatan Baru Maroko

Muhammad Ridwan, Sportlink News
- Kamis, 9 Juli 2026 | 18:05 WIB
Gelandang serang Prancis, Desire Doue. (Getty Images)
Gelandang serang Prancis, Desire Doue. (Getty Images)

SportlinkNews - Tim nasional Prancis dituntut tampil lebih tajam saat menghadapi Maroko dalam babak perempat final Piala Dunia 2026 di Boston Stadium, Amerika Serikat, pada Jumat (10/7) dini hari WIB. Pelatih Les Bleus, Didier Deschamps, menegaskan pentingnya efektivitas lini serang demi mengamankan tiket menuju babak semifinal.

Sejauh ini, Prancis sebetulnya menjadi salah satu tim paling produktif bersama Argentina dengan koleksi 14 gol dari lima laga. Kendati demikian, catatan impresif tersebut tidak membuat Deschamps merasa puas dengan performa anak asuhnya.

"Kami harus lebih efektif dalam menyerang. Di semua aspek permainan, kedua tim memiliki kekuatan masing-masing," kata Deschamps dikutip dari Reuters.

Baca Juga: Jadwal Pertandingan Babak Perempat Final Piala Dunia 2026

Tingkat konversi peluang yang tinggi menjadi fokus utama jajaran kepelatihan Prancis dalam mempersiapkan strategi taktis melawan Maroko. Deschamps menilai momentum di depan gawang lawan sering kali menjadi penentu utama hasil akhir sebuah laga krusial.

"Kami memang sudah cukup efektif, tetapi masih bisa lebih baik. Terkadang Anda mendapat enam peluang dan hanya mencetak dua gol, sementara di lain waktu hanya memiliki dua peluang dan keduanya menjadi dua gol. Yang terpenting adalah efektivitas," ucapnya.

Pertandingan tersebut sekaligus menjadi laga ulangan babak semifinal Piala Dunia 2022 yang saat itu dimenangi oleh Prancis. Namun, situasi saat ini dinilai telah berubah total karena kekuatan sang lawan telah berkembang pesat.

Baca Juga: Data dan Fakta Menarik Delapan Tim yang Lolos ke Perempat Final Piala Dunia 2026 (Bagian 1)

Maroko yang kini ditangani oleh Mohamed Ouahbi menegaskan statusnya bukan lagi sekadar tim kuda hitam yang mengejutkan. Skuad Singa Atlas menjelma menjadi kekuatan baru yang siap merepotkan tim-tim raksasa dunia.

Konsistensi yang ditunjukkan Maroko dalam dua edisi Piala Dunia terakhir membuat mereka kini berani membidik takhta juara. Kualitas individu serta kolektivitas permainan menjadi modal utama wakil Afrika tersebut untuk mewujudkan mimpi besarnya.

Langkah Maroko menuju babak delapan besar ini ditempuh melalui ujian berat, termasuk mendepak tim kuat Eropa di fase gugur. Singa Atlas sukses menyingkirkan Belanda lewat drama adu penalti yang menegangkan di babak 32 besar.

Baca Juga: Data dan Fakta Menarik Delapan Tim yang Lolos ke Perempat Final Piala Dunia 2026 (Bagian 2)

Rekam jejak impresif Maroko membuat Deschamps langsung menginstruksikan skuadnya untuk menjaga fokus penuh sepanjang laga. Status Prancis sebagai tim unggulan sama sekali tidak menjadi jaminan laga ini akan berjalan mudah.

Para pemain Prancis diminta untuk langsung menekan sejak menit awal guna meredam agresivitas permainan terbuka Maroko. Kedisiplinan dalam transisi permainan menjadi kunci utama yang ditekankan oleh tim kepelatihan Les Bleus.

Halaman:

Editor: Muhammad Ridwan

Sumber: Reuters

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X