Mbappe dan Harry Kane Berpeluang Lewati Ronaldo si Gemuk di Piala Dunia

Suryansyah, Sportlink News
- Kamis, 9 Juli 2026 | 10:47 WIB
Harry Kane dan Klyan Mbappe bisa menembus sejarah baru.
Harry Kane dan Klyan Mbappe bisa menembus sejarah baru.

SportlinkNews - Kesempatan bersejarah menanti Kylian Mbappe dan Harry Kane di Piala Dunia 2026.

Persaingan untuk Sepatu Emas di Piala Dunia 2026 memasuki fase paling intens, membuka peluang bagi Kylian Mbappe atau Harry Kane untuk menulis babak baru dalam sejarah.

Jika mereka finis di puncak daftar pencetak gol di turnamen ini, salah satu dari dua superstar ini akan menjadi pemain pertama dalam sejarah sepak bola yang memenangkan Sepatu Emas dua kali dalam sejarah Piala Dunia.

Baca Juga: Alwi Farhan Bidik Gelar Super 750 Perdana di Japan Open 2026

Ini adalah tantangan besar yang belum pernah ditaklukkan oleh tokoh legendaris mana pun di masa lalu.

Dari Piala Dunia pertama pada tahun 1930 hingga saat ini, mesin pencetak gol terkenal seperti Gerd Muller, Ronaldo "si Gemuk," dan Miroslav Klose, meskipun semuanya memiliki jumlah gol yang mengagumkan, belum pernah beruntung dua kali menjadi pencetak gol terbanyak di ajang sepak bola terbesar di planet ini.

Saat ini, Mbappe memiliki keunggulan signifikan, bersama-sama memimpin daftar pencetak gol di Piala Dunia 2026 dengan 7 gol, setara dengan Lionel Messi dan Erling Haaland.

Baca Juga: Ranking Pemain Piala Dunia: Messi Tidak di Puncak, Ronaldo Keluar dari 50 Besar

Striker Prancis ini memenangkan Sepatu Emas di Piala Dunia 2022 dengan 8 gol dan memiliki peluang besar untuk mempertahankan posisinya.

Di belakangnya, kapten Inggris Harry Kane juga berpeluang dengan 6 gol. Sebelumnya, Kane adalah pencetak gol terbanyak di Piala Dunia 2018 di Rusia dengan 6 gol.

Fakta bahwa Prancis dan Inggris telah mengamankan tempat mereka di perempat final membuka peluang besar bagi kedua bintang ini untuk meningkatkan jumlah gol mereka lebih lanjut.

Baca Juga: Sambut Era Baru Ja Morant, Nike Luncurkan Ja 3 University Red

Namun, skenario perlombaan tahun ini diprediksi akan sangat sulit diprediksi, karena para pesaing kuat seperti Messi dan Haaland masih mempertahankan performa mencetak gol mereka yang mengesankan.

Menurut peraturan FIFA, jika terjadi hasil imbang dalam jumlah gol yang dicetak di akhir turnamen, penghargaan Sepatu Emas akan ditentukan berdasarkan jumlah assist.

Halaman:

Editor: Suryansyah

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Lionel Messi Tak Pernah Rela Alami Kekalahan

Rabu, 8 Juli 2026 | 22:16 WIB

Inggris vs Norwegia Terancam Badai Petir

Rabu, 8 Juli 2026 | 10:25 WIB
X