SportlinkNews - Langkah Federasi Sepak Bola Italia (FIGC) membeberkan perburuan pelatih baru untuk tim nasional menuai kritik tajam. Pemerintah negara tersebut menilai manuver yang dilakukan mengumbar kontak dengan nama-nama tenar sebagai tindakan spekulatif.
Posisi nakhoda Gli Azzurri mengalami kekosongan usai Gennaro Gattuso mengundurkan diri pada April lalu. Langkah tersebut diambil sebagai bentuk tanggung jawab atas kegagalan Italia menembus putaran final Piala Dunia 2026.
Direktur Teknik Paolo Maldini kemudian mengungkap bahwa FIGC sempat berupaya mendekati dua pelatih papan atas. FIGC secara terbuka mengejar tanda tangan Carlo Ancelotti serta Pep Guardiola.
Baca Juga: Ipswich Town Rekrut Daizen Maeda untuk Arungi Liga Primer 2026/27
Pendekatan tersebut pada akhirnya bertepuk sebelah tangan setelah Guardiola memilih menolak tawaran tersebut. Juru taktik berkebangsaan Spanyol itu menegaskan keinginannya untuk beristirahat usai merampungkan masa bakti 10 tahun bersama Manchester City.
Setelah kegagalan mendaratkan Guardiola, Italia kini dilaporkan mengalihkan bidikan kepada Andrea Pirlo. Legenda AC Milan tersebut menjadi nama terdepan yang berpeluang besar mengisi posisi pelatih baru.
Keputusan FIGC mengumbar proses negosiasi kepada publik lantas disesalkan oleh Menteri Olahraga Italia, Andrea Abodi. Ia menekankan pembicaraan strategis semacam itu semestinya disimpan rapat sebagai kerahasiaan internal.
Baca Juga: Atletico Madrid Rekrut Gelandang PSG, Lee Kang-in Tandatangani Kontrak Lima Tahun
"Saya tidak tahu apakah Guardiola sudah memikirkan hal ini secara matang. Saya percaya bahwa, ketika hendak mengkomunikasikan pilihan seperti ini secara terbuka, Anda harus punya tingkat kepercayaan diri yang cukup bahwa Anda akan mewujudkannya, atau lebih baik merahasiakannya," kata Abodi kepada Sky TG24.
Abodi menilai jurang kualitas serta karakter antara target utama dan opsi cadangan terbilang sangat jauh. "Alternatifnya terlihat sangat berjauhan sehingga mengungkapkannya tanpa keyakinan mendapat jawaban ya itu terasa seperti perjudian."
"Perjudian selalu berisiko, jadi kami butuh keputusan yang masuk akal, dan hanya lapangan yang akan menentukan apakah keputusan ini sudah melihat jauh ke depan mengingat bahwa kesepakatannya seharusnya untuk empat tahun."
Baca Juga: Daizen Maeda Jadi Pilihan Ipswich Town untuk Jalani Kerasnya Persaingan Liga Primer 2026/27
FIGC dikabarkan siap mengikat Pirlo dengan kesepakatan kontrak berdurasi empat tahun. Komitmen jangka panjang ini diharapkan sanggup mengembalikan kejayaan Italia di panggung internasional.
Pirlo saat ini masih terikat kontrak sebagai pelatih klub Uni Emirat Arab, United FC. Sebelum merantau ke Timur Tengah, ia memiliki pengalaman melatih Juventus, Sampdoria, serta klub Turki Karagumruk.
Artikel Terkait
Bangun Ulang Timnas Italia, FIGC Tunjuk Paolo Maldini Jadi Direktur Teknik
Selain Antonio Conte dan Roberto Mancini, Italia Incar Pep Guardiola untuk Kandidat Pelatih Timnas
Maldini Bujuk Guardiola Melatih Italia, Malago: Tidak Ada Jaminan
Ancelotti Menolak Timnas Italia, Pirlo Jadi Kandidat Kuat
Pep Guardiola Tolak Tawaran Melatih Italia Demi Menyehatkan Jiwa Raganya