Diizinkan Pemerintah, LFF Mulai Investigasi Skandal Match Fixing Timnas Laos

Muhammad Ridwan, Sportlink News
- Senin, 17 Agustus 2026 | 16:44 WIB
Publik mengikuti perkembangan terkait tim nasional Laos dengan penuh kecemasan.
Publik mengikuti perkembangan terkait tim nasional Laos dengan penuh kecemasan.

SportlinkNews - Dugaan pengaturan skor membayangi Federasi Sepak Bola Laos (LFF) usai kegagalan total tim nasional mereka dalam Piala AFF 2026. Penyelidikan resmi akhirnya diluncurkan secara terbuka guna mengusut kejanggalan performa para pemain di lapangan.

Melansir SNS Sports, Timnas Laos harus mengakhiri turnamen bergengsi ini sebagai penghuni posisi buncit pada klasemen akhir Grup B. Rekor mereka mencatatkan empat kekalahan beruntun dengan hanya mencetak tiga gol serta kebobolan sebanyak 20 kali.

Rangkaian hasil buruk tersebut diawali saat Laos kalah 0-5 dari Thailand, lalu dibantai kalah 0-4 dari Malaysia. Derita mereka berlanjut ketika kalah 1-4 dari Filipina, hingga ditutup kekalahan telak kalah 2-7 dari Myanmar.

Baca Juga: Pramusim 2026/2027: Pekerjaan Rumah Persib, Igor Tolic Soroti Masalah Hadapi Low Block

Indikasi ketidakberesan dalam jajaran skuad membuat LFF menaruh curiga akan dugaan pengaturan skor. Keputusan tegas diambil pengurus LFF setelah beberapa pertandingan juga dinilai janggal.

Langkah hukum langsung ditempuh demi menjaga integritas olahraga melalui permohonan izin investigasi kepada institusi kepolisian setempat. Pengurus LFF sudah meminta izin ke Ministry of Public Security pada 7 Agustus.

Respons cepat diberikan otoritas keamanan negara guna menindaklanjuti laporan indikasi kecurangan tersebut. Lantaran kementeriannya beri lampu hijau, investigasi sudah dimulai.

Baca Juga: Arsenal 3 Man City 0: Community Shield Tamparan Awal Bagi Manajer Baru Enzo Maresca

Sejumlah aksi pemain di lapangan hijau menjadi bukti awal yang memperkuat kecurigaan tim penyidik. Fakta menunjukkan beberapa kejanggalan adalah Viengxay Sydavong mencetak dua gol bunuh diri saat timnya kalah dari Malaysia dan Filipina.

Sorotan tajam tidak hanya tertuju pada lini belakang, melainkan juga tingkat kedisiplinan para penggawa yang tergolong amat buruk. Kasus berlanjut ketika Phetdavanh Somsanith menerima kartu merah langsung pada laga pembuka melawan Thailand dan kembali menerima kartu merah langsung pada laga berikutnya melawan Filipina.

Pelanggaran berat seolah terus berulang hingga pertandingan penutup babak penyisihan grup. Tekanan makin memuncak saat Sayfon Keohanam juga menerima kartu merah langsung saat hadapi Myanmar.

Baca Juga: Ronaldo Ungkap Rencana Pensiun yang Mengejutkan

Dokumen resmi telah diserahkan kepada kepolisian guna memproses dugaan pelanggaran hukum tersebut. Dalam surat yang ditujukan kepada pihak berwenang, LFF tidak menyebutkan secara eksplisit nama pemain mana pun yang terlibat dalam pengaturan skor.

Meskipun laporan LFF masih bersifat umum, rumor mengenai identitas pihak-pihak yang dicurigai sudah mulai berembus kencang. Akan tetapi, menurut New Straits Times, pihak federasi secara khusus telah menyoroti empat orang pemain.

Halaman:

Editor: Muhammad Ridwan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Ronaldo Ungkap Rencana Pensiun yang Mengejutkan

Senin, 17 Agustus 2026 | 07:14 WIB

Jamal Musiala Ambruk di Lapangan karena Kepanasan

Minggu, 16 Agustus 2026 | 08:05 WIB
X