SportlinkNews - Thailand U-16 Putri memastikan satu tempat di final Srikandi Merdeka Cup 2026 setelah menunjukkan performa impresif di semifinal.
Menghadapi Malaysia U-16 di Supersoccer Arena, Kudus, Jumat, 21 Agustus, Thailand tampil agresif dan mengakhiri laga dengan kemenangan telak 5-1.
Hasil ini membuat Thailand tinggal menunggu lawan di partai puncak. Satu tiket final lainnya akan diperebutkan Garuda Pertiwi Indonesia dan Yordania pada semifinal yang digelar pada sesi malam.
Baca Juga: Enggan Bocorkan Nama Pemain, Pelatih Hull City Sergej Jakirovic: Kami akan Menyulitkan Manchester United!
Thailand sebenarnya mendapat perlawanan sengit di babak pertama. Sempat unggul cepat, mereka justru kehilangan kendali dan harus menerima gol balasan Malaysia sebelum turun minum.
Thailand membuka skor pada menit ke-9. Serangan dari sisi kiri yang dibangun Kanokporn Wanthong berujung kesalahan pemain belakang Malaysia, Sofia Jeanne Lacasse. Bola yang coba diantisipasi justru masuk ke gawang sendiri.
Petaka berikutnya datang bagi Malaysia pada menit ke-17. Nisriena Batrissya Binti Mohd Azhar diganjar kartu merah setelah melakukan pelanggaran terhadap Thitirat Samrong.
Baca Juga: Chelsea Rilis Nomor Punggung Pemain untuk Liga Primer Musim 2026/27
Unggul jumlah pemain membuat Thailand lebih leluasa mengontrol permainan. Namun, Malaysia mampu menunjukkan daya juang tinggi. Pada menit ke-41, Nina Binti Hasmaji menyambar bola hasil lemparan ke dalam Nur Alisyah Qaisara Binti Abdul Allif.
Bola sempat membentur mistar sebelum masuk ke gawang Thailand. Skor 1-1 bertahan hingga jeda.
Memasuki babak kedua, Thailand seperti menemukan kembali permainan terbaiknya. Mereka meningkatkan tempo, lebih agresif dalam menekan, dan membuat pertahanan Malaysia kesulitan keluar dari tekanan.
Baca Juga: Crystal Palace Rekrut Penyerang Muda Berbakat Zavier Gozo dari Amerika Serikat
Kapten Thailand, Kawinthida Kikuntod, menjadi pembuka pesta gol di babak kedua. Pada menit ke-51, ia melepaskan tembakan keras dari dalam kotak penalti meski berada di tengah kepungan pemain Malaysia. Bola tak mampu dihentikan Putri Aina Husna.
Thailand kembali unggul 2-1. Setelah gol tersebut, pertandingan semakin berada dalam kendali Thailand. Sirkulasi bola cepat dan kombinasi umpan pendek membuat Malaysia kesulitan menjaga area pertahanannya.
Kanokporn kemudian memperlebar keunggulan pada menit ke-65. Tidak berhenti di situ, pemain yang sama kembali mencetak gol sepuluh menit berselang setelah melakukan aksi individu melewati dua pemain Malaysia. Skor berubah menjadi 4-1.
Baca Juga: Newcastle United Bakal Bangun Komplek Latihan Kelas Dunia Seluas 260 Hektar
Thailand akhirnya menutup pertandingan dengan gol kelima pada menit ke-86. Umpan panjang Sataporn Yotsakornthong diteruskan Zuzana Kordem dengan sontekan yang mengecoh kiper Malaysia.
Pelatih Thailand, Thidarat Wiwasukhu, mengakui timnya sempat kehilangan kontrol pada babak pertama. Namun, ia puas melihat respons para pemain setelah jeda.
"Kami sempat kehilangan kendali dan membiarkan Malaysia bangkit. Namun, saya bangga dengan cara tim merespons dan terus berjuang hingga peluit akhir. Mereka bermain sesuai taktik yang telah kami rencanakan," katanya.
Baca Juga: Peraturan Baru Liga Primer 2026/27: Bola Tidak Boleh Dilap Pemain Saat Lemparan ke Dalam
Thailand juga tidak ingin menentukan siapa lawan yang lebih mereka inginkan di final. Thidarat menilai seluruh tim yang tersisa memiliki kualitas dan harus dihadapi dengan persiapan maksimal.
"Kami tidak memilih-milih lawan. Kami akan fokus pada diri sendiri, menganalisis lawan dengan cermat, dan mempersiapkan diri sebaik mungkin. Siapa pun yang kami hadapi di final, kami akan melakukan yang terbaik," imbuhnya.
Di sisi lain, pelatih Malaysia Fairuz Montana Bin Zainal Abidin tetap memberikan apresiasi kepada anak asuhnya. Bermain dengan 10 pemain sejak menit ke-17 membuat tugas Malaysia semakin berat, tetapi ia menilai para pemain tetap menunjukkan semangat hingga laga berakhir.
Baca Juga: Ezri Konsa ke Arsenal: Satu Lagi 'Monster Duel' Serbabisa yang Selalu Siap Tampil
Menurut Fairuz, Srikandi Merdeka Cup memberikan pengalaman penting bagi pemain mudanya untuk menghadapi pertandingan internasional dengan atmosfer kompetitif.
"Bersyukur kepada Tuhan, pertandingan hari ini berjalan lancar walaupun kami kembali bermain hanya dengan 10 pemain. Saya melihat mereka sudah berusaha keras, tetapi bukan rezeki kami untuk menang. Ini pengalaman yang bagus karena kami melawan tim yang kuat," tuturnya.
Fairuz berharap Srikandi Merdeka Cup dapat terus digelar karena memberikan kesempatan bagi pemain muda Malaysia untuk mendapatkan pengalaman berharga di level internasional.
Baca Juga: Gaya Rambut Pirang Ronaldo Mencuri Perhatian di Al-Nassr
"Saya harap turnamen ini tidak berhenti sampai di sini saja dan Malaysia bisa diundang kembali," ungkapnya.
Artikel Terkait
Srikandi Merdeka Cup 2026: Garuda Pertiwi Sempurna, Malaysia Geser Hong Kong ke Semifinal
Srikandi Merdeka Cup 2026: Thailand Sapu Bersih Grup B, Singapura Dihantam 6-0
Singapura U-16 Petik Pelajaran Berharga dari Srikandi Merdeka Cup
Srikandi Merdeka Cup 2026: Menang 3-1, Putri Nusantara Tetap Gagal ke Semifinal
Srikandi Merdeka Cup 2026: Xuan Son Menggila, Vietnam Singkirkan Malaysia dan Melaju ke Final