Defisit Dua Gol, Hudson Tetap Yakin Thailand Bisa Balikkan Keadaan di Leg 2 Final ASEAN Championship

Gbonk Anaqy Setyawan, Sportlink News
- Minggu, 23 Agustus 2026 | 15:32 WIB
Pelatih Thailand Anthony Hudson masih percaya skuad Gajah Perang mampu membalikan keadaan di leg 2 final ASEAN Championsip 2026, Rabu, 26 Agustus mendatang di kandang Vietnam, Hanoi.
Pelatih Thailand Anthony Hudson masih percaya skuad Gajah Perang mampu membalikan keadaan di leg 2 final ASEAN Championsip 2026, Rabu, 26 Agustus mendatang di kandang Vietnam, Hanoi.

SportlinkNews - Pelatih Thailand, Anthony Hudson, tetap optimistis timnya mampu membalikkan keadaan dan merebut gelar ASEAN Championship 2026 meski kalah 0-2 dari Vietnam pada leg pertama final di Stadion Rajamangala, Bangkok, Sabtu lalu, 22 Agustus.

Thailand sebenarnya tampil dominan sepanjang satu jam pertama pertandingan.

Namun, dua gol Vietnam dalam rentang tujuh menit pada babak kedua melalui pemain pengganti Nguyen Hai Long dan Nguyen Quang Hai membuat skuad Gajah Perang harus mengejar defisit dua gol pada leg kedua di Hanoi, Rabu, 26 Agustus mendatang.

Baca Juga: Tiga Tim Promosi Liga Primer Awali Laga Perdana, Hull dan Ipswich Gemilang, Coventry Merana

Hudson mengakui kecewa dengan hasil tersebut. Namun, ia menilai Thailand sebenarnya layak mendapatkan hasil lebih baik jika melihat peluang yang berhasil diciptakan.

"Tentu saja kecewa dengan hasilnya. Menurut saya, kami pantas mendapatkan hasil yang lebih baik dari pertandingan ini mengingat peluang-peluang yang kami ciptakan. Kiper mereka (Patrik Le Giang) dinobatkan sebagai pemain terbaik, yang menunjukkan sesuatu," ungkap Hudson.

Pelatih asal Inggris itu menegaskan bahwa peluang Thailand untuk menjadi juara masih terbuka. Ia meminta para pemainnya segera melupakan kekalahan tersebut dan mengalihkan fokus untuk menghadapi leg kedua.

"Saya rasa kami semua, baik staf maupun pemain, memiliki keyakinan yang sangat besar bahwa pertandingan ini masih sangat terbuka. Kami menantikan perjalanan ke Hanoi," katanya.

Baca Juga: Hadapi Torino, Ruben Amorim Tegaskan AC Milan Wajib Menang

Thailand memiliki sejumlah peluang untuk membuka keunggulan pada babak pertama. Patrik Le Giang tampil gemilang dengan menggagalkan peluang Yotsakon Burapha pada menit ke-36.

Striker muda Thailand itu kembali mendapatkan kesempatan emas menjelang turun minum, tetapi gagal memanfaatkannya.

Vietnam kemudian menghukum kegagalan tersebut pada menit ke-62. Hai Long melepaskan tembakan yang melewati Kampon Phatomakkakul untuk membawa tim tamu unggul 1-0.

Baca Juga: Ungguli Monza, Cristian Chivu: Kondisi Fisik Pemain Belum dalam Performa Terbaik

Tujuh menit berselang, Quang Hai menggandakan keunggulan Vietnam lewat tendangan voli sambil berlari yang mengarah ke tiang dekat dan tidak mampu dihentikan Kampon.

Meski harus membawa defisit dua gol ke Hanoi, Hudson menolak kehilangan keyakinan. Ia bahkan menyebut satu gol cepat bisa kembali menghidupkan peluang Thailand untuk mengejar gelar kedelapan sepanjang sejarah.

"Kalau tidak, saya bahkan tidak akan repot-repot naik pesawat," ucap Hudson mengenai keyakinannya terhadap peluang Thailand.

Baca Juga: Joao Pedro Bertahan di Chelsea Hingga 2034

"Satu gol di Hanoi, satu gol saja, dan pertandingan ini masih terbuka lebar. Tantangan terbesar kami adalah kondisi fisik para pemain. Kami harus pulih dengan cepat. Jika kami bisa pulih dengan cepat, maka kami masih punya peluang," ujarnya.

Hudson juga mengaku percaya penuh terhadap skuad yang dimilikinya. Menurut dia, kondisi fisik menjadi salah satu faktor penting yang harus segera dibenahi sebelum leg kedua.

"Saya percaya pada kelompok ini. Jika kami bisa memenuhi hal-hal tersebut dan membawa para pemain ke Vietnam dalam kondisi segar, 100 persen, kami masih berada dalam persaingan dan memiliki peluang," tuturnya.

Baca Juga: Mourinho Membela Vinicius dari Tindakan Perundungan

Kekalahan dari Vietnam menjadi hasil negatif kedua secara beruntun bagi Thailand setelah sebelumnya takluk dari Singapura pada leg kedua semifinal.

Kendati demikian, Hudson tetap memberikan apresiasi kepada para pemainnya, terutama para pemain muda yang mendapatkan kesempatan tampil di panggung internasional.

"Saya sebenarnya sangat bangga pada seluruh tim. Sangat bangga pada para pemain muda sehingga ada bagian dalam diri saya yang merasa frustrasi karena saya pikir jika kami lebih bugar, saya yakin mereka bisa berbuat lebih banyak di turnamen ini," imbuh Hudson.

Baca Juga: Semarak 17 Agustusan: Proyek 5 M Menghias Sepeda, Fan Walk, hingga Tumpengan

Ia membandingkan kondisi Thailand dengan Vietnam yang menurutnya memiliki persiapan lebih panjang. Timnas Vietnam disebut telah menjalani pemusatan latihan selama dua bulan dan melakoni sejumlah pertandingan persahabatan di Korea Selatan.

"Seandainya para pemain ini lebih bugar, mereka pasti akan lebih tajam di depan gawang. Terlepas dari itu, saya sangat menyayangi para pemain ini, terutama para pemain muda. Mereka telah memberikan segalanya untuk kami dan memiliki potensi yang sangat besar," tukasnya.

Editor: Gbonk Anaqy Setyawan

Sumber: ASEAN United FC

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Raphinha Ungkap Alasan Selebrasi Spiderman

Senin, 24 Agustus 2026 | 09:54 WIB
X