SportlinkNews - Satu federasi sepak bola belum mendaftarkan timnya untuk mengikuti SEA Games ke-33 yang akan berlangsung pada akhir tahun 2025 di Thailand.
Menurut informasi dari panitia penyelenggara, federasi sepak bola daerah telah mendaftarkan terlebih dahulu sejumlah cabang olahraga yang akan diikuti di SEA Games ke-33 bersama tuan rumah Thailand.
Khususnya, Federasi Sepak Bola Brunei telah memutuskan untuk mundur dari cabang sepak bola putra dan putri.
Baca Juga: Sepak Bola SEA Games Hadapi Pergeseran Bersejarah, Thailand Ubah Format
Dengan demikian, kompetisi sepak bola putra diikuti oleh 10 tim, yaitu: Vietnam, Kamboja, Indonesia, Laos, Malaysia, Myanmar, Filipina, Singapura, Timor Leste, dan Thailand.
Tim-tim tersebut menggunakan kelompok usia U22 dan tidak diperbolehkan menambah pemain yang sudah berusia lanjut.
Sebelumnya, tuan rumah Thailand mengusulkan untuk mengubah aturan kompetisi sepak bola putra SEA Games dengan 3 grup, bukan 2 grup seperti biasanya. Awalnya, diharapkan akan ada 1 grup dengan 3 tim dan 2 grup dengan 4 tim.
Baca Juga: Kluivert Kepincut Lilipaly Jadi Pengganti Ragnar Oratmangoen Meski Pernah Dicuekin STY
Sebagai tuan rumah, Thailand U22 akan diprioritaskan dalam grup yang berisi 3 tim.
Hal ini menjadi keuntungan besar bagi Tim Gajah Perang karena akan memainkan 1 pertandingan lebih sedikit dari tim unggulan teratas lainnya (Vietnam U22 dan Indonesia U22) sebelum memasuki babak semifinal.
Namun, ketika jumlah tim peserta dikurangi menjadi 10 tim, maka regulasi pun harus disesuaikan.
Baca Juga: Wayne Rooney Soroti Krisis Man United, Usulkan 3 Rekrutan Demi Kebangkitan Musim Depan
Jika 3 grup tetap dipertahankan, maka akan ada 2 grup yang berisi 3 tim. Dengan demikian, keuntungan bagi Thailand U22 tidak lagi lengkap.
Jika format lama diubah menjadi 2 grup, yaitu masing-masing grup berisi 5 tim, maka jumlah pertandingan yang dimainkan oleh tim akan sama, tidak ada perbedaan.