internasional

Irak Ajukan Diri sebagai Tuan Rumah Kualifikasi Piala Dunia 2026 dan Minta Lokasi Netral untuk Play-off Asia

Jumat, 13 Juni 2025 | 22:15 WIB
Irak ajukan diri sebagai tuan rumah Kualifikasi Piala Dunia 2026 Asia dan minta play-off digelar di tempat netral untuk jaga keadilan. (IFA)

SportlinkNews - Asosiasi Sepak Bola Irak secara resmi mengajukan permohonan kepada FIFA dan Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) terkait penyelenggaraan putaran keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia.

Selain menyatakan kesiapan menjadi tuan rumah, Irak juga menyerukan agar pertandingan babak play-off kontinental digelar di tempat netral guna menjamin keadilan dan integritas kompetisi.

Irak menjadi satu dari enam negara yang melaju ke babak keempat kualifikasi bersama Indonesia, Arab Saudi, Qatar, Uni Emirat Arab (UEA), dan Iran.

Baca Juga: Cerita di Balik Gagalnya Pembuatan Stadion, Direktur Persija: Saya Dipanggil Pak Gubernur, Ngapain Bikin Stadion!

Dalam pernyataannya, Irak menyampaikan bahwa lokasi netral dibutuhkan agar tidak ada tim yang mendapat keuntungan sebagai tuan rumah, serta menciptakan atmosfer kompetitif yang adil dan transparan.

Melansir dari situs winwin.com, Asosiasi Sepak Bola Irak telah mengirim surat resmi pertama kepada FIFA dan AFC, yang kemudian disusul dengan surat kedua pada 7 Juni 2025.

Dalam surat itu, Irak menegaskan kembali keinginannya menjadi tuan rumah, sekaligus mendukung penuh prinsip transparansi dan kesetaraan dalam penunjukan lokasi pertandingan.

Baca Juga: Indonesia Kirimkan 17 Atlet ke Kejuaraan Dunia MMA di Sao Paulo Brasil

AFC sendiri telah membuka mekanisme bidding bagi negara-negara peserta yang berminat menjadi tuan rumah, dengan batas waktu pengajuan hingga 21 Mei 2025.

Irak menjadi salah satu negara pertama yang mengirimkan formulir minat (Expression of Interest/EOI) pada 22 April 2025 melalui platform resmi AFC, AFCAS.

Permohonan Irak juga disertai dengan rincian teknis dan organisasi yang menunjukkan kesiapan penuh mereka, termasuk dukungan logistik, keamanan, dan keuangan.

Baca Juga: Heboh Patung Emas Megawati di Korea, Begini Faktanya

Pemerintah Irak disebut telah menyatakan komitmennya untuk menjamin kelancaran dan keberhasilan acara, serta menjalin koordinasi erat dengan otoritas kontinental dan internasional.

Dalam usulan yang sama, Irak menyebut bahwa pertandingan babak akhir kualifikasi sebaiknya tidak digelar di kandang salah satu peserta demi menghindari potensi ketimpangan kompetitif.

Halaman:

Tags

Terkini

Tekuk Kroasia, Skuad Belgia Masih Adaptasi

Rabu, 3 Juni 2026 | 16:44 WIB