internasional

Nasib Sial Al Ahly dan FC Porto, Tersingkir Setelah Hasil Imbang Palmeiras

Selasa, 24 Juni 2025 | 11:23 WIB
Al Ahly’s Wessam Abou Ali, left, celebrates after scoring a hat-trick against FC Porto in the FIFA Club World Cup 2025.

SportlinkNews - Nasib sial mendera Al Ahly dan FC Porto. Meskipun keduanya menyajikan laga seru dan sengit dengan drama delapan gol dalam salah satu laga paling mendebarkan di penyisihan grup FIFA Club World Cup 2025, namun pada akhirnya keduanya tersingkir lebih awal dari turnamen.

Hasil imbang 4-4 pada laga yang berlangsung di MetLife Stadium, Minggu, 23 Juni 2025, waktu setempat, menjadi semacam ironi. 

Wessam Abou Ali mencetak hattrick bagi Al Ahly, sementara Porto menciptakan gol-gol indah dari kaki dan kepala para pemain mudanya.

Baca Juga: Dua Bintang Tenis Bertengkar di Lapangan Merembet ke Media Sosial

Tapi semua itu tak cukup, karena di tempat lain, Palmeiras berhasil bermain imbang 2-2 melawan Inter Miami, hasil yang menggagalkan peluang Al Ahly dan Porto untuk lolos ke Babak 16 Besar.

Laga penuh tensi ini dimulai dengan Al Ahly membuka skor lebih dulu lewat kerja sama apik Hamdy Fathy dan Abou Ali di menit ke-15.

Namun, Porto merespons cepat lewat aksi solo dari wonderkid Rodrigo Mora. Jelang turun minum, pelanggaran terhadap Zizo memberi Al Ahly penalti yang diselesaikan sempurna oleh Abou Ali, mengubah skor menjadi 2-1.

Baca Juga: Rockets Daratkan Kevin Durant, Incar Giannis untuk Duet Mematikan di NBA 2026

Babak kedua bak roller coaster. Porto menyamakan kedudukan lewat William Gomes di menit 50', tapi tak sampai semenit, Abou Ali membalas dengan mencetak gol sundulan untuk melengkapi hattrick-nya. 

Keunggulan itu lagi-lagi sirna setelah Samu Aghehowa menanduk bola dari situasi sepak pojok pada menit ke-53.

Al Ahly kembali memimpin 4-3 lewat tembakan spektakuler Mohamed Ali Ben Romdhane dari jarak jauh, gol yang seolah menjadi penutup sempurna.

Baca Juga: Kalahkan Mario Barrios, Sejarah Mencatat Manny Pacquiao

Hingga akhirnya sampai lah permainan di menit ke-89. Tak terduga, bek veteran Pepe mencetak gol keempat untuk Porto, kedudukan kembali imbang 4-4. Skor itu bertahan hingga peluit panjang berbunyi.

Tidak ada euforia, bahkan terasa getir bagi kedua tim karena kenyataannya mereka tersingkir meski tampil luar biasa dan tidak kalah. 

"Ini pertandingan yang luar biasa, tetapi sepak bola bisa kejam. Kami mencetak empat gol dan mendominasi sebagian besar laga, tapi itu tidak cukup," ungkap pelatih Al Ahly Marcel Koller usai laga. 

Baca Juga: Persiapan Timnas U-23: Tiga Uji Coba Dirancang, Laga Internal Jadi Alternatif

Sementara itu, pelatih Porto Martin Anselmi menambahkan, timnya telah bermain apik dengan menunjukkan karakter permainan mereka. Para pemainnya dinilai telah memberikan segalanya. 

"Tapi kami tidak punya kendali atas pertandingan lain. Dan yang paling sakit, hal itu menjadi penentu langkah kami," tambahnya. 

Tags

Terkini

Tekuk Kroasia, Skuad Belgia Masih Adaptasi

Rabu, 3 Juni 2026 | 16:44 WIB