Peristiwa ini tak hanya menyentak Liverpool dan sepak bola Portugal, namun juga para penggemar di seluruh dunia yang mengenal kiprah sang pemain.
Baca Juga: Transformasi Digital Liga Primer Kini Hadir dengan Aplikasi yang Semakin Interaktif
Federasi Sepak Bola Portugal (FPF) menyampaikan pernyataan resmi yang penuh duka.
Presiden FPF, Pedro Proenca, menggambarkan Jota sebagai pribadi yang dihormati oleh rekan setim, lawan, dan komunitas sepak bola secara luas.
“Lebih dari sekadar pemain berbakat dengan hampir 50 caps bersama tim nasional, Diogo adalah sosok luar biasa dengan semangat positif yang menular,” kata Proenca.
Baca Juga: Diogo Jota Meninggal Dunia dalam Kecelakaan Tragis di Spanyol
FPF pun telah mengajukan permintaan kepada UEFA untuk mengadakan hening cipta selama satu menit menjelang laga Piala Eropa Wanita 2025 antara Portugal dan Spanyol, sebagai penghormatan bagi Jota dan Andre.
Karier Diogo Jota memang bersinar terang.
Ia bergabung dengan Liverpool pada 2020 dari Wolverhampton Wanderers dan telah mempersembahkan tiga trofi bergengsi, termasuk gelar Liga Inggris musim 2024-2025.
Di tingkat internasional, ia turut membantu Portugal menjuarai UEFA Nations League bulan lalu.
Kepergian Jota dan Andre menjadi kehilangan besar bagi dunia sepak bola, khususnya bagi Portugal.
Proenca menutup pernyataannya dengan janji bahwa FPF akan menjaga dan menghormati warisan kedua pemain tersebut setiap harinya.