internasional

Efektivitas Pedro Jadi Pembeda, Chelsea Tantang PSG atau Madrid di Final

Rabu, 9 Juli 2025 | 06:44 WIB
Enzo Fernandez dari Chelsea FC mencoba lepas dari penjagaan Hercules di semifinal Piala Dunia Antarklub FIFA 2025, di Stadion MetLife, 8 Juli waktu setempat. (Hector Vivas – FIFA via Getty Images)

SportlinkNews - Joao Pedro mencuri perhatian di laga debutnya bersama Chelsea di semifinal Piala Dunia Antarklub FIFA 2025.

Ia mencetak dua gol ke gawang mantan klubnya, untuk membawa The Blues ke partai puncak, di mana mereka akan menghadapi pemenang antara Real Madrid dan Paris Saint-Germain.

Baru enam hari bergabung dari Brighton dengan banderol £81,5 juta, Pedro langsung memberi dampak instan.

Di hadapan 70.556 penonton yang memadati MetLife Stadium, Selasa, 9 Juli 2025, striker Brasil itu membuka keunggulan Chelsea lewat sepakan melengkung dari sisi kiri kotak penalti pada menit ke-18.

Baca Juga: Ketahuan! Ronaldo Bersama Pacar Seksi di Kapal Pesiar, Tak Hadiri Pemakaman Diogo Jota, Netizen Berdebat Sengit

Fluminense sempat mendapatkan angin segar ketika VAR awalnya memberikan penalti saat handball yang dilakukan Trevoh Chalobah, namun keputusan itu dianulir karena lengan Chalobah dianggap berada di posisi natural.

Momen itu menjadi titik balik, Chelsea pun mengambil alih, dan mendominasi penuh usai insiden tersebut. Pedro kemudian menggandakan keunggulan di menit ke-56.

Berawal dari serangan balik cepat, Cole Palmer menggiring bola melewati tiga pemain sebelum mengumpan ke Enzo Fernandez yang kemudian memberikan assist matang ke Pedro.

Pedro langsung menyelesaikannya lewat tendangan keras yang sempat membentur mistar sebelum masuk ke gawang.

Baca Juga: Ginting & Gregoria Comeback, Ganda Putra Saling Sikut di Babak Pertama Japan Open 2025

Menariknya, Pedro menunjukkan respek kepada Fluminense, klub yang dibelanya sejak usia 10 tahun, dengan tidak melakukan selebrasi usai kedua golnya.

Tumpul di depan

Meski kalah, Fluminense tetap mendapat patut di puji. Mereka menciptakan beberapa peluang berbahaya, termasuk tembakan Hercules yang ditepis Marc Cucurella, serta sebuah peluang yang nyaris melewati garis gawang.

Namun, efektivitas Chelsea menjadi pembeda utama. Thiago Silva, kapten Fluminense yang juga mantan bek Chelsea, menyayangkan keputusan penalti yang dibatalkan. 

"Saya pikir itu penalti. Mungkin tidak akan mengubah hasil akhir, tapi itu bisa membuat jalannya pertandingan berbeda," ujarnya.

Baca Juga: Islam Makhachev Bantah Isu Pensiun Usai Naik ke Kelas Welter UFC

Pelatih Chelsea, Enzo Maresca pun memuji mentalitas skuadnya. Ia mengatakan di tahap pramusim ini, tidak mudah bermain dengan intensitas seperti ini, tapi timnya dinilai berhasil menunjukkan permainan luar biasa, layaknya final.  

"Pedro, tahu kualitasnya. Hari ini dia bermain lebih ke dalam dan memberi banyak variasi serangan," ucapnya mengomentari debut Joao Pedro.

Chelsea kini mengincar gelar Piala Dunia Antarklub kedua mereka, setelah sebelumnya juara pada 2021.

Jika berhasil menang di final hari Minggu mendatang, mereka akan sejajar dengan Bayern Munich dan Corinthians sebagai tim yang dua kali menjuarai ajang ini.

Sementara Eropa berpeluang besar melanjutkan dominasinya di turnamen ini, di mana 11 gelar terakhir semuanya dimenangkan klub Eropa, kecuali satu pada 2012, saat Chelsea kalah dari Corinthians.

Tags

Terkini

Tekuk Kroasia, Skuad Belgia Masih Adaptasi

Rabu, 3 Juni 2026 | 16:44 WIB