SportlinkNews - Transfer Shon Weissman ke klub kasta kedua Liga Jerman, Fortuna Düsseldorf, resmi dibatalkan meski telah mencapai tahap akhir.
Padahal, sang penyerang asal Israel itu sudah menjalani tes medis dan tinggal selangkah lagi menandatangani kontrak.
Weissman direkrut dari klub Spanyol, Granada, dengan nilai transfer sekitar 500 ribu euro.
Baca Juga: Siap-siap, El Clasico Barca vs Real Madrid akan Digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno
Pemain berusia 29 tahun tersebut juga dikabarkan telah menyepakati bayaran senilai 600 ribu euro per musim bersama Fortuna.
Rencananya, pengumuman resmi akan dilakukan pada Selasa (5/8/2025).
Namun, proses perekrutan tersebut mendapat gelombang penolakan dari sebagian pendukung klub.
Baca Juga: An Se-young Siap Tempur di Kejuaraan Dunia 2025 meski Cedera Lutut
Saat kabar mengenai kepindahan Weissman tersebar, akun media sosial resmi Fortuna Düsseldorf langsung dibanjiri protes dan tuntutan pembatalan kontrak melalui sebuah petisi online.
Penolakan tersebut berkaitan dengan jejak digital Weissman yang dinilai mendukung tindakan militer Israel di Jalur Gaza.
Beberapa unggahan yang pernah diberi "like" oleh sang pemain menuai kontroversi, termasuk postingan bertuliskan “hapus Gaza dari peta” serta pernyataan menyindir mengapa bom seberat 200 ton belum dijatuhkan ke Gaza.
Baca Juga: LAFC Rekrut Son Heung-min, Winger Korea Jadi Rekan Setim Adrian Wibowo
Selain itu, Weissman sempat berkomentar pada unggahan yang memperlihatkan dua pria Palestina ditangkap tentara Israel dengan menuliskan, “mengapa mereka tidak ditembak saja?” Komentar tersebut kemudian langsung dihapus.
Agen Weissman membela sang klien dengan menyebut bahwa tindakan tersebut bukan dilakukan langsung oleh Weissman, melainkan oleh admin media sosial yang memiliki akses terhadap akunnya.