Pada menit ke-78, Fermin Lopez melengkapi hat-trick-nya dengan tendangan voli kaki kiri setelah menerima assist dari Roony Bardghji.
Fermin menjadi pemain Spanyol pertama yang mencetak hattrick untuk Barcelona di Liga Champions.
Dengan penguasaan bola sekitar 72 dan total tembakan hampir tiga kali lipat dari tim tamu, dapat dikatakan bahwa ini adalah penampilan Barcelona yang impresif, "tidak memberi" Olympiacos kesempatan untuk membalas.
Baca Juga: Konsistensi Ginting dan Revans Manis Alwi Warnai Langkah Wakil Indonesia di French Open 2025
Kemenangan kandang 6-1 ini merupakan dorongan besar bagi Barcelona menjelang pertandingan besar La Liga berikutnya, El Clasico akhir pekan ini melawan Real Madrid.
Pelatih Hansi Flick punya alasan untuk berpuas diri: para pemainnya menunjukkan daya rusak mereka dan tahu bagaimana memanfaatkan kelemahan lawan.
Di sisi lain, Olympiacos tidak hanya tertinggal dalam gol tetapi juga menderita kerugian psikologis — kehilangan satu pemain di pertengahan babak kedua membuat segalanya berantakan.
Baca Juga: Shin Tae-yong: Saya Masih Menyesal Indonesia Tak ke Piala Dunia 2026
Mereka bisa menyalahkan diri sendiri atas kesalahan individu dan keputusan wasit yang menyebabkan pertandingan menjadi tidak terkendali.
Yuk, gabung di channel whatsapp sportlinknews.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru. Klik di sini (JOIN)