internasional

Sepak Bola Asia Tenggara Berisik dengan Musim Pergantian Pelatih

Rabu, 22 Oktober 2025 | 11:57 WIB

SportlinkNews - Secara kebetulan, ketiga tim potensial di Asia Tenggara, Thailand, Indonesia, dan Singapura, sedang berlomba-lomba merekrut pelatih saat ini.

Semua ini menjadikan Asia Tenggara tujuan yang menarik bagi para pelatih di seluruh dunia.

Perpecahan karena Filosofi yang 'Salah'

Selama bertahun-tahun, sepak bola Singapura, Thailand, dan Indonesia telah menetapkan filosofi pengembangan mereka dan menunjukkan kesetiaan pada jalan mereka sendiri.

Baca Juga: Shin Tae-yong: Saya Masih Menyesal Indonesia Tak ke Piala Dunia 2026

Thailand sangat mengagumi cara kerja yang metodis dan proses pelatihan sepak bola Jepang yang jelas.

Mereka ingin mengembangkan tim mereka sesuai dengan model sepak bola Jepang dengan teknik dan dedikasi yang tinggi.

Itulah sebabnya tim putri Thailand, tim U-23, dan tim nasional putra semuanya dipimpin oleh para ahli strategi dari negeri matahari terbit.

Namun tampaknya ada perbedaan besar antara harapan dan kenyataan. Hanya dalam 2 tahun, sepak bola Thailand telah mengalami kekecewaan di level tim putri, U-23, dan tim nasional.

Baca Juga: La Liga Batalkan Pertandingan Villarreal Vs Barcelona di Miami

Hasil yang kurang memuaskan dan gaya bermain yang sulit ditiru telah memaksa para perencana sepak bola Thailand untuk terus-menerus memecat pelatih Jepang, yang terbaru adalah Masatada Ishii.

Hal serupa terjadi di sepak bola Singapura. Empat bulan yang lalu, Tsutomu Ogura mengumumkan pengunduran dirinya karena alasan pribadi.

Tapi semua orang paham bahwa meskipun beliau tidak mengundurkan diri secara sukarela, pelatih ini akan sulit dipertahankan.

Alasannya sederhana: performa tim Singapura sedang tidak bagus. Rasio kemenangan Ogura bersama Singapura hanya 31,25% (menang 5 dari 16 pertandingan).

Halaman:

Tags

Terkini

Tekuk Kroasia, Skuad Belgia Masih Adaptasi

Rabu, 3 Juni 2026 | 16:44 WIB