Menurut Don Carlo, posisi baru ini akan membuat Neymar lebih efektif karena tidak menuntut kontribusi besar dalam pertahanan atau intensitas fisik tinggi seperti halnya seorang winger.
“Saya pikir Neymar perlu bermain lebih ke tengah, bukan di sisi lapangan, karena pemain sayap saat ini juga harus banyak membantu pertahanan,” ujar Ancelotti.
Baca Juga: PBVSI Umumkan 14 Pemain Timnas Voli Putra SEA Games 2025, Farhan Halim Absen
“Dengan bermain sedikit lebih ke tengah, beban pertahanan jauh lebih ringan dibandingkan bermain di sisi sayap,” lanjutnya.
Ancelotti menambahkan, posisi menyerang di tengah akan memungkinkan Neymar lebih dekat ke gawang, sesuatu yang penting bagi pemain dengan bakat luar biasa.
Ia bahkan menyebut kemungkinan peran false 9 sebagai tempat ideal bagi Neymar di skuad Brasil.
Baca Juga: Jelang Lawan Lion City Sailors, Bojan Hodak Tegaskan Persib Belum Aman
“Pemain yang sangat berbakat biasanya lebih berpeluang mencetak gol jika bermain lebih dekat ke gawang,” kata pelatih yang juga pernah menukangi Real Madrid itu.
“Peran false 9 bisa menjadi posisi idealnya,” tambahnya.
Meski begitu, Ancelotti menegaskan bahwa peluang Neymar kembali membela tim nasional sangat bergantung pada kondisi fisiknya.
Mantan pelatih AC Milan dan Chelsea itu mengingatkan bahwa sepak bola modern menuntut bukan hanya kemampuan teknis, tetapi juga ketahanan fisik dan intensitas permainan yang tinggi.
“Sepak bola sekarang menuntut banyak hal, bukan hanya bakat, tetapi juga kondisi fisik dan intensitas,” tutur Ancelotti.
“Saya berharap Neymar bisa kembali ke level terbaiknya,” pungkasnya.