“Malaysia tidak kekurangan bakat dan juga punya kekuatan ekonomi. Namun, yang hilang adalah manajer kompeten dan strategi jangka panjang,” ujarnya.
Ia pun berharap kasus kali ini benar-benar menjadi pelajaran penting agar Malaysia dapat memperbaiki tata kelola sepak bolanya di masa depan.
Yuk, gabung di channel whatsapp sportlinknews.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru. Klik di sini (JOIN)