SportlinkNews - Turnamen sepak bola putra SEA Games 2025 resmi bergulir pada Rabu, 3 Desember 2025, dan tuan rumah Thailand langsung mengirim pesan kuat kepada para pesaingnya.
Bertanding di Stadion Nasional Rajamangala, Tim Gajah Perang U-22 membuka perjalanan di Grup A dengan kemenangan meyakinkan 6-1 atas Timor-Leste.
Sejak menit awal Thailand memang menguasai laga, namun baru menjelang turun minum mereka mampu memecah kebuntuan melalui striker muda Yotsakorn Burapha.
Gol itu seolah menjadi pembuka keran, karena selepas jeda, Thailand tampil tanpa ampun.
Hanya dalam kurun waktu satu menit, Yotsakorn menggandakan keunggulan sekaligus melengkapi hattrick pada menit ke-71 dan 72.
Tiga gol berikutnya datang dari Siraphop Wandee, Iklas Sanron, dan Kakana Khamyok yang memastikan skor melebar menjadi 6-0.
Baca Juga: Jumlah Penonton MotoGP 2025 Lampaui 3,6 Juta Jadi Rekor Baru dalam Sejarah MotoGP
Timor-Leste sempat mencetak gol hiburan lewat Palamito Caffin di masa tambahan, namun tidak cukup mengubah dominasi tuan rumah.
Hasil ini membuat Thailand melenggang percaya diri menuju laga penting berikutnya kontra Singapura pada 11 Desember. Adapun Singapura sendiri baru akan tampil untuk pertama kali pada 6 Desember menghadapi Timor-Leste.
Pelatih Thailand, Thawatchai Damrong-Ongtrakul, sebelumnya menegaskan bahwa target utama timnya hanya satu, yakni mengembalikan emas sepak bola SEA Games ke Thailand, sesuatu yang terakhir mereka raih pada 2017.
Baca Juga: Rating Pemain: Juventus 2-0 Udinese – Jonathan David Kurang Beruntung karena Tidak Mencetak Dua Gol
"Kami sudah mempersiapkan diri selama berbulan-bulan. Menjadi tuan rumah adalah kesempatan untuk membuktikan diri dan membuat publik bangga," ujarnya.
Kemenangan sulit
Pada pertandingan pembuka turnamen yang digelar lebih awal, Vietnam berhasil meraih kemenangan tipis 2-1 atas Laos di Grup B.
Dua gol Nguyen Dinh Bac menjadi pembeda setelah Laos sempat mengejutkan dengan gol penyama kedudukan melalui Khampane Douangvilay.
Baca Juga: Taklukkan Atletico Madrid 3-1 Barcelona Makin Menjauh dari Real Madrid, Ini Reaksi Hansi Flick
Vietnam tampil dominan dalam penguasaan bola, namun Laos bertahan rapat dan memaksa Vietnam bekerja keras. Gol penentu Bac pada menit ke-60 sempat memicu kontroversi karena awalnya dianulir.
Setelah diskusi dengan ofisial, wasit akhirnya mengesahkan gol tersebut, memberi Vietnam tiga poin penting untuk memulai perjalanan mereka.
Dengan format yang hanya meloloskan juara grup serta satu runner-up terbaik ke babak empat besar, kemenangan di laga perdana menjadi modal krusial untuk kedua tim.