SportlinkNews - Roger Federer kembali mencuri perhatian, tapi kali ini bukan dari arena tenis. Petenis Swiss itu menunjukkan ketertarikan besar pada Piala Dunia 2026, khususnya untuk menyaksikan aksi Lionel Messi di lapangan.
Meski sudah pensiun dari kompetisi profesional, Federer tetap aktif di dunia olahraga. Ia pun mengikuti berbagai agenda eksibisi dan undangan khusus, termasuk laga pemanasan di Australia.
Sepak bola menjadi salah satu olahraga favoritnya untuk ditonton, apalagi ajang sebesar Piala Dunia. Federer ingin melihat kualitas permainan di level internasional dan menilai kemampuan tim nasional di bawah tekanan kompetisi global.
Baca Juga: Kekacauan Piala Afrika: Pemain Senegal Protes Tinggalkan Lapangan tapi Akhirnya Juara
Kehadiran Timnas Swiss di putaran final Piala Dunia 2026 menambah daya tarik bagi Federer. Ia ingin menilai seberapa jauh negaranya dapat bersaing di kancah internasional.
Selain itu, Federer secara terbuka menyatakan kekagumannya terhadap Lionel Messi. Menurutnya, status juara dunia yang diraih Messi bersama Argentina pada edisi sebelumnya akan memengaruhi cara sang bintang menghadapi turnamen berikutnya.
Piala Dunia 2026 akan berlangsung dari 11 Juni hingga 19 Juli, dengan Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko menjadi tuan rumah. Timnas Swiss tergabung di Grup B, sementara Argentina berada di Grup J.
Baca Juga: Siapa yang Lebih Cocok Pakai Setelan Jas daripada David Beckham?
"Saya senang dia sudah memenangkan Piala Dunia, jadi dia tidak akan merasakan tekanan itu lagi di lain waktu. Meski begitu, selalu ada tekanan besar ketika Anda bermain di Piala Dunia," kata Federer, dilansir dari World Soccer Talk News.
Legenda tenis Swiss itu bahkan mempertimbangkan untuk hadir langsung di lokasi pertandingan, mengingat peluang itu terbuka seiring kelolosan Timnas Swiss ke putaran final.
"Saya pasti akan mengikutinya di Piala Dunia. Timnas Swiss juga lolos kualifikasi, jadi saya kemungkinan bakal pergi ke sana," ucapnya.
Baca Juga: Fullkrug Menikmati Assist Impian untuk Gol Pertama Milan
Mengenai perbandingan antara dirinya dan Messi sebagai legenda, Federer memilih menekankan bahwa pencapaian keduanya berada di jalur masing-masing. Meski sama-sama sering disebut terbaik di bidangnya, iamenegaskan menghormati prestasi eks Barcelona tersebut di sepak bola.
"Sangat sulit membandingkan kami berdua. Dia sudah melakukan banyak hal luar biasa di sepak bola dan saya adalah penggemar beratnya," ujarnya.