internasional

Tersangka Penipuan Naturalisasi Pemain Malaysia Menerima Hukuman Cambuk

Jumat, 23 Januari 2026 | 13:31 WIB
Tujuh pemain naturalisasi Malaysia.

“Kami tidak dapat mengungkapkan detail apa pun saat ini karena proses verifikasi sedang berlangsung. Masih belum jelas apakah para tersangka terkait dengan FAM atau pihak lain,” kata Rusdi.

“Masyarakat perlu bersabar sementara kami melanjutkan penyelidikan kami. Kami akan membuat pengumuman lebih lanjut seiring perkembangan kasus ini,” tambah Direktur Departemen Investigasi Kejahatan Komersial Malaysia.

Laporan sebelumnya menunjukkan bahwa FAM telah mengajukan pengaduan ke Markas Besar Kepolisian Distrik Petaling Jaya terkait tuduhan pemalsuan dokumen.

Baca Juga: Braga 1-0 Nottingham: Elliot Anderson Diusir Keluar Lapangan karena Berkomentar kepada Wasit

Pelaksana Ketua FAM, Datuk Mohd Yusoff Mahadi, menyatakan bahwa pengaduan tersebut diajukan atas rekomendasi Komisi Penyelidikan Independen (IIC), yang diketuai oleh mantan Ketua Mahkamah Agung Tun Md Raus Sharif, setelah komisi tersebut menyelesaikan penyelidikannya pada Desember lalu.

FAM menegaskan komitmennya untuk bekerja sama penuh dengan Kepolisian Kerajaan Malaysia (PDRM) dan menghormati proses hukum yang sedang berlangsung.

Pada 26 September 2025, FIFA mengkonfirmasi dalam pernyataan resmi bahwa Asosiasi Sepak Bola Malaysia (FAM) dan tujuh pemain yang terlibat telah melanggar Pasal 22 Kode Disiplin FIFA (FDC).

Baca Juga: Pemain Napoli yang Gagal, Lang, Disambut Kerumunan Bahagia Fans Galatasaray

FIFA menetapkan bahwa tujuh pemain naturalisasi tersebut, Gabriel Palmero, Facundo Garces, Rodrigo Holgado, Imanol Machuca, Joao Figueiredo, Jon Irazabal, dan Hector Hevel, tidak memenuhi syarat untuk bermain bagi tim nasional Malaysia dalam pertandingan melawan Vietnam di kualifikasi Piala Asia 2027 pada Juni 2025.

FIFA menetapkan bahwa FAM diduga telah menyerahkan dokumen palsu untuk memverifikasi kelayakan semua pemain. FAM didenda sekitar 350.000 CHF (Rp 7,4 miliar), sementara setiap pemain didenda sekitar 11.000 RM (Rp 46 juta) dan diskors dari semua aktivitas sepak bola selama 12 bulan.

Halaman:

Tags

Terkini

Inggris 6 Prancis 4: Pertandingan Paling Gila

Minggu, 19 Juli 2026 | 06:33 WIB