internasional

Jerman Angkat Isu Boikot Piala Dunia 2026 Imbas Polemik Greenland

Sabtu, 24 Januari 2026 | 22:54 WIB
Logo Piala Dunia 2026. (FIFA)

SportlinkNews - Ketegangan politik global mulai merembet ke sepak bola internasional. Rencana Presiden Amerika Serikat Donald Trump untuk mengambil alih Greenland memantik reaksi keras dari Eropa, termasuk wacana ekstrem berupa boikot Piala Dunia 2026.

Suara penolakan datang dari Wakil Presiden Federasi Sepak Bola Jerman (FDB), Oke Gottlich. Menurutnnya situasi geopolitik saat ini cukup serius untuk membuka pembahasan soal penarikan diri di Piala Dunia 2026.

“Apa pembenaran untuk boikot Olimpiade pada tahun 1980-an?” kata Gottlich, yang juga menjabat sebagai Presiden klub St. Pauli melansir ESPN.

Baca Juga: Arema FC Sekarang Lebih Kuat Berkat Pemain Baru dan Pemulihan Pablo Oliveira

“Dengan perhitungan saya, potensi ancamannya lebih besar sekarang daripada saat itu. Kita harus segera melakukan diskusi ini,” Gottlich menambahkan.

Gottlich merujuk kembali pada pengalaman boikot Olimpiade era 1980–an untuk menunjukkan bahwa dilema moral dan strategis yang dihadapi sekarang bahkan lebih kompleks dan berpotensi berimbas luas.

Dorongan serupa sebelumnya sudah disampaikan oleh politisi Jerman, Juergen Hardt. Ia menilai tekanan lewat jalur olahraga dapat menjadi sinyal tegas kepada Trump agar menghentikan ambisi terhadap Greenland.

Baca Juga: Chivu Tegaskan Blunder Sommer Adalah Instruksinya

“Menarik diri dari turnamen, bagaimanapun, hanya akan dipertimbangkan sebagai pilihan terakhir untuk membuat Trump menyadari pentingnya masalah Greenland,” ucap Hardt.

Isu Greenland kembali mengemuka setelah Trump secara terbuka menyatakan minat Amerika Serikat untuk menguasai wilayah tersebut. Bahkan, ia sempat mengeluarkan pernyataan yang mengarah pada kemungkinan penggunaan kekuatan militer jika Denmark menolak.

Selain itu, Trump juga melontarkan ancaman berupa kenaikan tarif terhadap negara-negara yang dianggap menghalangi rencananya. Sikap tersebut memicu kekhawatiran di Eropa karena berpotensi merusak hubungan diplomatik dan ekonomi lintas Atlantik.

Baca Juga: Carrick Soroti Talenta Mainoo, Manchester United Siapkan Kesempatan Lebih Besar

Situasi ini membuat Uni Eropa meningkatkan kewaspadaan. Denmark pun telah mengambil langkah pengamanan dengan mengirim pasukan tambahan ke Greenland untuk menjaga stabilitas wilayahnya.

Namun, seruan untuk mengevaluasi langkah boikot itu tidak serta‑merta diterima oleh semua pihak. Beberapa pejabat sepak bola dan pemerintah di Eropa salah satunya Prancis, menyatakan tidak berniat menarik diri dari Piala Dunia 2026.

Skenario ini berkembang di tengah kontroversi lebih luas atas desakan Trump untuk menempatkan Greenland di bawah kendali Amerika Serikat, yang menurutnya penting bagi keamanan nasional negaranya. Sementara sekutu NATO seperti Denmark menolak keras gagasan tersebut.
 
Yuk, gabung di channel whatsapp sportlinknews.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru. Klik di sini (JOIN)

Tags

Terkini

Pemain LALIGA Dominasi Final Piala Dunia 2026

Jumat, 17 Juli 2026 | 22:37 WIB