SportlinkNews - Kabar kurang menggembirakan datang dari persiapan Inter Miami menjelang dimulainya Major League Soccer (MLS) 2026. Fokus tim bukan hanya pada kesiapan taktik, melainkan kondisi fisik megabintang, Lionel Messi, yang kembali mengalami cedera hamstring.
Cedera tersebut terjadi dalam laga pramusim saat Inter Miami menghadapi klub Ekuador, Barcelona Sporting Club, pada Minggu (8/2). Pertandingan itu berakhir imbang 2-2, dengan Messi tetap memberi kontribusi satu gol dan satu asis sebelum ditarik keluar.
Pergantian dilakukan menjelang babak pertama usai. Messi merasakan ketidaknyamanan di kaki kirinya dan memilih tidak mengambil risiko untuk melanjutkan pertandingan.
Baca Juga: Bickerstaff, Johnson, dan Rajakovic Pimpin Format Baru NBA All-Star 2026
Evaluasi lanjutan menunjukkan adanya masalah pada otot hamstring kaki kiri. Jenis cedera ini bukan hal baru bagi Messi, terutama sejak merumput di MLS.
Laporan CBS Sports menyebut cedera tersebut serupa dengan yang dialaminya musim lalu. Ketika itu, Messi harus menepi dalam empat pertandingan liga akibat gangguan di area yang sama.
"Messi alami masalah pada otot hamstring kaki kirinya. Messi akan bertahap kembali untuk latihan dengan bergantung pada kemajuan klinis dan fungsionalnya," tulis pernyataan klub.
Baca Juga: Napoli 2-2 Roma: Pemain Baru beraksi, Alisson Bungkam Malen
Dampaknya langsung terasa pada agenda pramusim Inter Miami. Laga melawan klub Peru, Independiente del Valle, yang semula dijadwalkan 13 Februari, akhirnya diundur menjadi 26 Februari.
Penundaan itu dilakukan karena absennya Messi, dan hingga kini belum ada kepastian akan tampil pada tanggal baru tersebut. Klub memilih memprioritaskan proses pemulihan dibanding memaksakan sang pemain bermain terlalu cepat.
Riwayat cedera hamstring Messi bersama Inter Miami tercatat cukup signifikan. Pada musim 2023, yang menjadi musim debutnya di Amerika Serikat, ia sempat absen hingga 13 pertandingan karena masalah serupa.
Baca Juga: Arsenal 4 Wigan 0: Mantan Juara Tumbang, The Gunners Cetak Rekor Baru
Kondisi itu membuat manajemen klub mengambil pendekatan lebih hati-hati. Mereka tidak ingin cedera kambuhan mengganggu kontribusi Messi dalam jangka panjang, terutama di musim yang diprediksi padat.
Selain itu, tim medis Timnas Argentina dikabarkan turut memantau perkembangan kondisi sang kapten. Harapannya jelas, Messi berada dalam kondisi optimal menjelang Piala Dunia 2026.