SportlinkNews - Inter Milan bersiap menghadapi Bodo/Glimt di leg kedua babak play-off Liga Champions 2025/26. Nerazzurri akan turun ke lapangan di San Siro pada Rabu, 25 Februari 2026 pukul 03:00 WIB.
Menjelang pertandingan, Cristian Chivu menjawab sejumlah pertanyaan wartawan selama konferensi pers yang diadakan di Pusat Pelatihan BPER di Appiano Gentile:
Dalam konferensi pers tersebut, pelatih Inter Milan Cristian Chivu mengaku mendapatkan banyak pelajaran dari leg pertama dimana Inter kalah 3-1 dari Bodo/Glimt.
Baca Juga: Atletico Madrid vs Club Brugge, Ivan Leko: Kami Ingin Memberikan Kejutan Besar
"Pertandingan ini mengajarkan kami apa yang sudah kami ketahui sebelum menghadapi mereka: bahwa ini tidak akan mudah, baik karena kondisi lapangan maupun cuaca," ujar Chivu.
"Kami tahu kekuatan lawan kami: apa yang mereka raih di fase liga bukanlah kebetulan. Mereka bermain imbang di Dortmund, mengalahkan Manchester City, dan menang di Madrid."
"Kami tahu mereka bisa menimbulkan masalah bagi kami. Kadang-kadang, kami kesulitan dan memberikan beberapa peluang. Kami berharap besok hal itu tidak akan terjadi lagi," kata Chivu.
Baca Juga: Fiorentina Lolos dari Zona Degradasi Setelah Mengalahkan Pisa di Pekan ke-26 Serie A
Kalah 3-1 di leg pertama membuat Inter Milan harus berjuang keras jika ingin lolos ke babak 16 besar. Namun Chhivu tetap optimis bisa membawa Inter ke babak selanjutnya.
"Jika ada tim yang bisa membalikkan keadaan, itu adalah tim kita. Kita tidak boleh kehilangan keseimbangan, kepercayaan diri, atau keyakinan diri," tegasnya.
"Kami tidak perlu mengubah rencana permainan sepenuhnya. Kami harus membalikkan keadaan, tetapi tanpa kehilangan keseimbangan atau kepercayaan diri. Kebobolan gol juga tidak berarti apa-apa."
Baca Juga: Gol Benjamin Sesko Amankan Posisi Manchester United, Michael Carrick: Dia Telah Membuat Perbedaan
"Sepak bola tidak dapat diprediksi. Yang dibutuhkan adalah kedewasaan, ketenangan, fokus, karakter, organisasi, dan keseimbangan. Dan, tentu saja, kualitas individu," ucap Chivu.
Sementara Federico Dimarco mengatakan, "Ini akan menjadi pertandingan di mana kami sangat fokus pada serangan karena kami tertinggal dua gol."