SportlinkNews - Masa depan Marcus Rashford bersama FC Barcelona mulai memasuki fase krusial. Klub asal Catalan itu kini berada di posisi sulit untuk mempertahankan sang penyerang jelang musim depan.
Situasi berubah setelah klausul pembelian yang sebelumnya dimiliki Barcelona dikabarkan sudah tidak lagi berlaku. Artinya, jika ingin melanjutkan kerja sama, Blaugrana harus membuka negosiasi baru dengan Manchester United.
Di tengah ketidakpastian ini, Barcelona juga dihadapkan pada persoalan finansial. Nilai transfer yang mencapai sekitar €30 juta serta beban gaji tinggi membuat manajemen mulai berhitung ulang.
Baca Juga: Le Bleus Pimpin Dunia Lagi, Malaysia Terjun Bebas di Ranking FIFA
Sejumlah opsi alternatif dengan biaya lebih ringan pun mulai dipertimbangkan untuk memperkuat sektor sayap.
Meski begitu, kubu Rashford memberikan klarifikasi. Pihak pemain membantah bahwa opsi pembelian telah benar-benar kedaluwarsa.
Namun, sinyal dari internal klub tetap mengarah pada kemungkinan Barcelona tidak akan mengaktifkan klausul tersebut dalam waktu dekat.
Baca Juga: Underperform di All England, Sabar/Reza Diminta Wajib Bangkit di BAC 2026
Barcelona sebenarnya masih membuka pintu bagi Rashford, tetapi dengan skema berbeda. Opsi peminjaman kembali menjadi jalan tengah yang diinginkan.
Sayangnya, pendekatan itu tidak mendapat respons positif dari Manchester United yang bersikeras hanya ingin melepas sang pemain secara permanen.
Di sisi lain, situasi ini justru memancing ketertarikan klub lain. AC Milan dan Paris Saint-Germain dilaporkan siap masuk dalam perburuan jika peluang terbuka.
Baca Juga: Perfoma Belum Stabil, Ginting Tetap Dilirik untuk Piala Thomas 2026
Sebelumnya, Aston Villa juga sempat mencoba mengamankan jasa Rashford, meski gagal.
Dengan semakin banyaknya peminat dan sikap tegas Manchester United, Barcelona kini dituntut bergerak cepat. Jika tidak, peluang mempertahankan Rashford bisa benar-benar lepas di bursa transfer mendatang.