Hubungan Thomas Tuchel dan Jude Bellingham Memanas Usai Inggris Tekuk Norwegia

Muhammad Ridwan, Sportlink News
- Minggu, 12 Juli 2026 | 20:36 WIB
Pelatih Timnas Inggris Thomas Tuchel bersama pemain bintang Jude Bellingham.  (Alamy)
Pelatih Timnas Inggris Thomas Tuchel bersama pemain bintang Jude Bellingham. (Alamy)

SportlinkNews - Keberhasilan Inggris menembus semifinal Piala Dunia 2026 justru diwarnai oleh riak ketegangan internal antara Thomas Tuchel dan Jude Bellingham. Perbedaan pandangan yang tajam usai pertandingan langsung mencuat ke publik setelah mereka saling melontarkan pernyataan yang bertolak belakang di media.

Ketidaksepahaman ini bermula sesaat setelah laga perempat final yang melelahkan antara Inggris melawan Norwegia berakhir di Stadion Miami pada Minggu (12/7) pagi WIB. Skuad Tiga Singa dipaksa berjuang ekstra keras sebelum akhirnya mampu mengunci kemenangan tipis 2-1 melalui babak perpanjangan waktu.

Dalam sesi wawancara, Tuchel secara mengejutkan memberikan evaluasi yang sangat dingin terhadap performa kolektif anak asuhnya. Ia bahkan secara blak-blakan menyebut skuadnya dinaungi faktor keberuntungan untuk bisa lolos dari hadangan Norwegia.

Baca Juga: Igor Tolic Pimpin Latihan Perdana Persib, Enam Pemain Absen

"Pikiran saya tidak sepenuhnya puas dan tidak 100 persen senang dengan cara kami bermain, dan saya tetap pada pendirian saya. Saya pikir kami bisa bermain lebih cepat, lebih klinis. Kami melakukan terlalu banyak kesalahan sendiri dan kesalahan teknis dalam permainan kami yang sangat mengurangi kepercayaan diri kami," kata Tuchel.

Mantan pelatih Bayern Munchen tersebut kemudian menegaskan kembali argumennya mengenai performa tim yang dinilai masih jauh dari standar juara dunia. "Kami cukup beruntung bisa merah kemenangan di pertandingan ini," ucapnya.

Bellingham yang tampil sebagai pahlawan lewat torehan dua gol penyelamat tampaknya merasa kerja keras seluruh elemen tim di atas lapangan kurang dihargai. Pemain andalan Real Madrid tersebut langsung melayangkan serangan balik verbal saat dimintai tanggapan media mengenai kritik Tuchel.

Baca Juga: Persija Rekrut Jebolan Timnas Kroasia Perkuat Lini Pertahanan untuk Super League 2026/27

"Ya sudahlah (terserah). Ini pertandingan yang berat, jadi pikiran dan apresiasi saya tertuju kepada para pemain yang telah berjuang keras di sana," ujar Bellingham.

Pernyataan berani dari pemuda berusia 23 tahun tersebut seolah mengirimkan sinyal bahwa tim kepelatihan tidak merasakan langsung tekanan berat di dalam lapangan. Bellingham menilai memenangkan pertandingan di level tertinggi melawan tim bertabur bintang bukanlah sebuah perkara yang mudah untuk dianalisis di atas kertas saja.

"Mungkin dia tidak tahu bagaimana rasanya bermain dalam kondisi seperti ini melawan Erling Haaland, Martin Odegaard, Antonio Nusa, Alexander Sorloth, Anda tahu. Itu bukan tim yang mudah untuk dihadapi," ungkapnya.

Baca Juga: Dedikasi Achmad Jufriyanto dari Pemain Persib Kini Jadi Staf Pelatih Igor Tolic

Konfrontasi kata-kata yang melibatkan Tuchel dan Bellingham langsung disambar oleh sejumlah media massa ternama di Inggris sebagai komoditas berita utama. Sejumlah media Inggris bahkan mulai berspekulasi mengenai potensi keretakan keharmonisan ruang ganti skuad menjelang partai semifinal.

Melihat polemik yang berkembang makin liar di tengah masyarakat, Tuchel langsung bergerak cepat dengan merilis pernyataan klarifikasi guna meredakan situasi. Ia menegaskan hubungan emosional dengan seluruh anggota skuad masih terjalin sangat harmonis.

Halaman:

Editor: Muhammad Ridwan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Beckham Pamer Istri di Ponsel

Minggu, 12 Juli 2026 | 09:50 WIB
X